TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, menyampaikan kata-kata usai tim kebanggaannya ditahan imbang Persib Bandung.
Seperti yang diketahui, telah berakhir laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada pekan-24 Super League 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (2/3/2026) malam berakhir dengan skor 2-2.
Dua gol Persebaya tercipta lewat gol Bruno Moreira melalui titik putih menit 41', dan Francisco Rivera pada menit 83', dan dua gol Persib dicetak oleh Luciano Guaycochea menit 50' dan Andrew Jung menit 73'.
Baca juga: Santer Dikaitkan dengan Radar Persib Bandung dan Persebaya, 1 Pilar Timnas Indonesia Tetap Abroad
Baca juga: Jelang Laga Kontra Persib Bandung, Bonek Pertanyakan Soal 1 Pemain Asing Persebaya
Hasil imbang yang didapat Persebaya Surabaya mendapat reaksi beragam dari Bonek.
Rifqi Gadi, Bonek asal Tenggilis, Surabaya, menilai hasil imbang yang didapat Persebaya Surabaya saat melawan Persib Bandung adil.
"Persebaya kurang beruntung saja, kalau dari sisi permainan berimbang," kata Rifqi Gadi pada surya.co.id di GBT.
"Memang Persib babak kedua lebih unggul, tapi Persebaya di babak pertama rasanya menguasai. Jadi hasil 2-2 cukup fair," tambahnya.
Ia menyebut pertandingan berjalan menarik. Bonek sempat degdegan karena tim yang awalnya memimpin, justru tertinggal.
Beruntung, Persebaya bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan lewat gol Rivera.
"Pasti deg-degan, apalagi kami di kandang. Tapi untungnya mental tim cukup bagus untuk bisa menyamakan kedudukan," terang Rifqi Gadi.
Tidak hanya bisa menyamakan kedudukan. Persebaya di menit tambahan waktu mendapat peluang emas lewat tendangan Toni Firmansyah.
"Sayang di terakhir-terakhir kesempatan masih bisa selamatin sama kiper Persib," ucapnya.
Ia juga mengapresiasi secara khusus dua gol yang dicetak Persebaya, dimana laga ini bermain tanpa striker murni.
Situasi ini terjadi karena dua striker asing Persebaya cedera. Satu pemain lain, Malik Risaldi juga absen karena cedera.
"Kami Bonek harus apresiasi Tavares (pelatih Persebaya), susah main tanpa striker murni. Tapi dia bisa adaptasi, menurut saya itu bagus," terangnya.
Semakin spesial, karena dua gol ini tercipta pada gawang Persib, tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini.
Dimana Persib sebelum hadapi Persebaya, hanya kebobolan 11 gol dari 22 pertandingan. Termasuk catatan enam laga terakhir clean sheet.
"Persib tim clean sheet paling banyak, jadi itu cukup bagus. Penting kerja keras, punya fighting spirit yang bagus, lawan siapapun pasti bisa," ucap Rifqi Gadi penuh keyakinan.
Ia sangat yakin, menahan imbang Persib yang berstatus pemuncak klasemen akan menambah kepercayaan diri tim Persebaya menatap laga sisa.
Harapannya bisa finish peringkat lebih baik dari sekarang yang ada di posisi kelima.
"Harapannya main yang konsisten, supaya bisa membangun tim yang sekarang, agar ke depannya bisa juara," pungkas Rifqi Gadi.
Berkat hasil imbang melawan Persib Bandung, Persebaya Surabaya masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 39 poin.
Setelah melawan Persib Bandung, Persebaya Surabaya akan menghadapi laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 kontra Borneo FC pada 7 Maret 2026 mendatang.
(Khairul Amin/TribunJatimTimur.com)