Bukan Pengecut, Nyali Acosta Berduel Lawan Marquez Dipuji Bos Honda
Wahid Fahrur Annas March 04, 2026 12:33 AM

MOTOGP.COM
Duel antara pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta (kanan), dan Marc Marquez dari Ducati (kiri) pada sprint race MotoGP Thailand 2026, Sabtu (28/2/2026)

BOLASPORT.COM - Aksi pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, sepanjang akhir pekan MotoGP Thailand 2026 membuat petinggi tim pabrikan Honda merasa kagum.

Manajer tim Honda HRC, Alberto Puig, mengungkapkan bahwa Acosta adalah pembalap muda yang fantastis.

“Acosta adalah pembalap yang fantastis, dan saya mengerti bahwa dia ingin bersaing dengan yang terbaik dan dalam kondisi yang setara," kata Puig, kepada AS.com yang dinukil BolaSport.

"Dia berhak melakukannya. Maksud saya, dia telah memprioritaskan hal itu, dan itu sepenuhnya dapat dihormati."

"Setiap orang tahu apa yang mereka inginkan untuk diri mereka sendiri, dan tidak ada yang bisa dikatakan tentang itu," ujarnya.

Puig mengakui keberanian Acosta dalam melakukan duel dengan melawan pembalap terbaik dan juara bertahan MotoGP saat ini, Marc Marquez.

Acosta menunjukkan keberanian dan nyali yang patut diacungi jempol.

"Dia (Acosta) telah menunjukkan keberanian dan membuat keputusan yang berani," kata Puig lagi.

"Dan pada saat yang sama, dia juga berusaha untuk mendapatkan motor pemenang seperti Ducati, setidaknya di atas kertas."

"Kita akan lihat bagaimana performa motor tersebut (Ducati) tahun depan."

"Waktu akan membuktikan apakah dia membuat pilihan yang tepat, tapi dia adalah pembalap yang berani."

"Nah, untuk adilnya, ada cukup banyak pembalap berani di sini,” ujarnya.

Diketahu, Honda juga sudah sejak musim lalu mengincar Acosta untuk mengisi kursi di tim utama mereka.

Namun, Acosta tampaknya saat ini cenderung lebih dekat untuk berlabuh ke tim Ducati Lenovo pada MotoGP 2027.

Puig menilai Acosta adalah pembalap seperti Casey Stoner dan juga termasuk ke golongan pembalap fenomenal lainnya seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Casey Stoner.

"Saya pikir semua orang di sini berani dan tidak ada pengecut," kata Puig.

"Orang-orang yang mengendarai motor di sini berani. Masalahnya, saya selalu punya pepatah tentang pembalap khusus, dan sedikit yang seperti itu."

“Pedrosa, Lorenzo, Márquez, dan Stoner.” ujar Puig.

Puig membagikan cerita yang pernah bekerja sama dengan Pedrosa, Marquez, Lorenzo, dan Stoner.

Keempat pembalap tersebut yang pernah membalap untuk Honda.

“Ya, tapi kamu menyebut pembalap-pembalap terkini, dan aku sudah bekerja dengan semua mereka," kata Puig.

"Dengan Pedrosa, dengan Stoner, dengan Marc, dan dengan Jorge, pembalap-pembalap ini, bagiku, bukan hanya karena aku sudah bekerja dengan mereka, tapi karena, sumpah, mereka sangat, sangat, sangat, sangat, sangat bagus."

"Masing-masing dengan gaya mereka sendiri. Itu beberapa yang terbaik yang pernah ada, bagiku, benar-benar," ujarnya.

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.