Tolong Rawat Adik Saya, Surat Ngenes Remaja 12 Tahun di Samping Bayi Dalam Gerobak
Refly Permana March 04, 2026 12:44 AM

 

SRIPOKU.COM - Sepucuk surat menyayat hati ditemukan di dekat tubuh bayi di dalam gerobak nasi uduk Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026) sore.

Berdasarkan tulisan, surat ini ditulis oleh seorang remaja 12 tahun.

Ia meminta kepada siapapun bersedia merawat adiknya yang ditinggal di dalam gerobak.

Saat itu, usia sang bayi baru dua hari. Ibunya meninggal dunia pasca melahirkan bayi tersebut.

Baca juga: Terungkap Motif Ayah di Palembang Nekat Jual Bayi Berusia 3 Hari Lewat Media Sosial

Kepolisian langsung berkoordinasi dengan petugas medis dan dinas sosial untuk memastikan keselamatan bayi yang diberi nama Ameera itu.

Sekitar pukul 19.55 WIB, bayi perempuan itu dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu guna mendapatkan perawatan intensif.

Pihak aparat kini tengah melakukan penanganan serius untuk mengungkap latar belakang keluarga dan keberadaan Zidan.

Polisi berusaha mencari tahu kebenaran informasi mengenai kematian sang ibu serta memastikan kondisi sang kakak yang kini entah di mana.

Langkah ini diambil untuk memastikan Ameera mendapatkan perlindungan hukum dan perawatan yang layak. 

Penyelidikan juga diarahkan untuk mencari pihak-pihak lain yang mungkin bertanggung jawab atas situasi sulit yang menimpa keluarga Zidan.

Baca juga: Modus Pasutri di Palembang yang Jual Bayi Usia 3 Hari Seharga Rp 52 Juta, Bikin Status di Facebook

Bayi Ameera kini dalam pelukan hangat petugas medis.

Isi Surat Ngenes Remaja 12 Tahun

"Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya. 

Saya Zidan, ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan.

Tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya lagi. 

Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terimakasih."

Zidan, 12 Tahun

Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengonfirmasi bahwa bayi tersebut diletakkan di dalam sebuah tas belanja berwarna hitam yang terparkir di depan rumah warga.

Saksi menemukan bayi tersebut setelah mendengar tangisan yang tak kunjung berhenti dari lantai dua rumahnya.

Saat diperiksa, di dalam tas tersebut terdapat bayi perempuan dalam posisi miring yang dibekali susu formula hingga tisu basah.

Bayi mungil tersebut ditemukan mengenakan pakaian bermotif boneka beruang warna biru.

Tubuhnya dibalut selimut bayi bermotif kartun sapi untuk menghalau dinginnya udara sore di kawasan Pasar Minggu.

"Bayi itu mengenakan pakaian motif boneka beruang warna biru dan diselimuti selimut bayi bermotif kartun sapi," jelas Kompol Anggiat Sinambela kepada wartawan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.