Persija Gagal Menang Atas Borneo FC, Mauricio Souza Soroti Fokus Pemain: Banyak Buang Peluang
Hasiolan Eko P Gultom March 04, 2026 12:56 AM

Persija Gagal Menang Atas Borneo FC, Mauricio Souza Soroti Fokus Pemain: Banyak Buang Peluang

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku kecewa setelah timnya hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2026).

Kekecewaan semakin terasa karena gol penyeimbang Borneo FC tercipta pada menit-menit akhir pertandingan, saat kemenangan sudah di depan mata.

Seusai laga, Mauricio menyoroti kegagalan anak asuhnya memaksimalkan peluang, khususnya pada babak pertama.

Baca juga: Gol Dramatis Ihksan di Menit 90+4 Bungkam JIS, Persija Gagal Kunci Tiga Poin dari Borneo FC

“Pada babak pertama kami memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak gol, dua peluang dari Alan dan satu dari Alaeddine. Seharusnya, jika peluang itu bisa dimaksimalkan, kami dapat mencetak gol. Di level seperti ini, kami tidak boleh menyia-nyiakan banyak kesempatan,” ujar Mauricio seusai laga.

Mauricio menilai jalannya babak kedua berlangsung lebih seimbang. Meski timnya sempat mencetak gol, fokus permainan justru menurun setelah unggul.

“Setelah mencetak gol, fokus tim sedikit menurun sehingga saat kebobolan, kontrol pertandingan berkurang. Tim yang ingin menjadi juara harus tetap solid, terutama dalam mengantisipasi serangan balik,” katanya.

Lebih lanjut, Mauricio mengatakan timnya sempat terlalu defensif sehingga memberikan ruang bagi lawan.

Gol yang bersarang ke gawang Persija pun terjadi di area tengah kotak penalti akibat kurangnya penjagaan.

Hal senada disampaikan kapten Persija, Rizky Ridho. 

Ia menyayangkan hilangnya dua poin penting di kandang sendiri.

“Sangat disayangkan kami harus kehilangan dua poin. Semua tentu kecewa. Kami berusaha mendekat ke puncak klasemen dan peluang itu belum tertutup. Kami akan terus berjuang,” ujar Ridho.

Ridho menegaskan sisa pertandingan musim ini harus diperlakukan seperti laga final.

Kebobolan di menit-menit akhir pun akan jadi evaluasi yang kedepan tak boleh lagi terjadi.

“Sepuluh hingga sebelas laga tersisa adalah final bagi kami. Kebobolan di menit akhir menjadi pelajaran penting. Kami harus lebih fokus dan konsentrasi. Ada kesalahan individu yang harus diperbaiki, dan kami harus lebih disiplin dalam mengikuti instruksi pelatih,” tegasnya.

Hasil imbang ini membuat Persija yang telah memainkan 24 pertandingan masih berada  di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 51 poin.

Sementara itu, Borneo FC yang baru menjalani 23 laga menempel ketat di posisi ketiga dengan 50 poin.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.