TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Rendang, ikan sambal, dan lontong gelugur menjadi salah satu menu favorit Bupati Langkat, Syah Afandin saat menikmati makanan saat sahur dan berbuka puasa bersama keluarga ketika Bulan Ramadhan tiba.
Hal ini disampaikan pria yang kerap disapa Ondim saat wartawan Tribun Medan melakukan wawancara di Rumah Dinas Bupati Langkat yang beralamat di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada, Rabu (4/3/2026).
"Menu favorit biasanya kalau sahur rendang sama ikan sambal. Ada ikan asin sama telur dadar," ujar Ondim.
"Kalau berbuka biasanya ada kue-kue, dan ada juga lontong gelugur. Sebenarnya kalau cerita-cerita gini jadi lapar awak," sambungnya sembari tertawa.
Tak hanya menu favorit, Ondim mengatakan kebersamaan bersama kedua anak, istri dan cucu, pada berbuka puasa dan sahur menjadi kian spesial.
Apalagi menurut Ondim, jika ia berbuka puasa bersama dengan keluarga besar di rumah, terjadi tradisi menu berbuka puasa siapa yang disajikan pada hari itu.
"Kalau di rumah kita giliran, macam saya ada dua anak, cuma saya kan gak bisa tiap hari di rumah kadang memenuhi undangan-undangan dan kegiatan. Cuma pas saya lagi rumah, kita itu gantian-gantian menu berbuka puasa siapa hari ini, dan siapa yang bertanggungjawab untuk menyiapkan bukaan," kata Ondim.
Ondim menambahkan, kegiatan tersebut membuat dirinya secara pribadi menjadikan kesan yang semakin spesial.
"Hal-hal seperti itu spesial lah bagi saya. Waktu itu jarang ada karena kita punya kegiatan masing-masing. Alhamdulillah dengan Bulan Ramadhan ini kita lebih kompak," ucap Ondim.
Sedangkan itu Ondim pun menjelaskan perbedaan Bulan Ramadhan dibandingan bulan biasanya.
Menurutnya secara pribadi, Bulan Ramadhan merupakan bulan yang baik, dan membuat kebersamaan keluarga besar semakin erat dengan adanya kegiatan buka bersama dan sahur.
"Dan di bulan puasa ini Alhamdulillah ada ketenangan sendiri yang saya pikir ini sulit disampaikan dengan kata kata," kata Ondim.
Ondim pun menghabiskan Bulan Ramadhan dengan cara berbagi bersama para tetangga di Langkat khususnya di Pangkalan Brandan dan Teluk Aru.
"Ini menjadi dorongan kuat kita. Apalagi kami di Langkat ini memang keluarga besar, dari Pak Syamsul dan orangtua saya," ujar Ondim.
"Pada intinya sama dengan apa yang dirasakan oleh umat muslim lain. Kita berharap puasa tahun ini bisa berjalan dengan lancar, dengan segala macam aktifitas kita bisa menjadi semangat untuk melaksanakan ibadah puasa lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya," tambahnya.
Sementara itu sebagai bupati, Ondim memohon ridho Allah SWT untuk memberikannya pertolongan dan kekuatan kepadanya, untuk membangun Kabupaten Langkat kedepannya untuk menjadi lebih baik lagi.
"Saya sadar saya tidak berarti apa-apa tanpa pertolongan Allah SWT dan dukungan dari masyarakat tentunya," ujar Ondim.
Ondim pun menambahkan, pasca banjir yang merendam 16 kecamatan di Langkat, pemerintah dan masyarakat bisa sama-sama mampu keluar dari permasalahan yang ada.
"Langkat bisa membangun, bisa lebih tertib administrasi, kehadiran pemerintah bisa dirasakan masyarakat. Kita bisa hadir untuk memenuhi atau membantu kebutuhan masyarakat yang hari ini memang kita sama-sama tahu dalam kondisi sulit," kata Ondim.
"Harapan kita juga Alhamdulillah ini bisa menjadi atensi dari pemerintah pusat, karena kita berterimakasih dengan Pak Gubernur kita Pak Bobby Nasution, yang terus terang sudah banyak memberikan atensi ke Langkat, termasuk kemarin hunian tetap yang dicover oleh provinsi," tutupnya.
(cr23/tribun-medan.com)