TRIBUNJAMBI.COM - Kabar duka menyelimuti warga Kelurahan Kenali Besar, Alam Barajo, pada Rabu pagi (4/3/2026).
Insiden kecelakaan maut yang sempat viral di media sosial dengan kondisi jenazah tertutup karung goni di kawasan Simpang Rimbo akhirnya menemui titik terang terkait identitas sang korban.
Berdasarkan dokumen identitas yang ditemukan di lokasi kejadian, korban diketahui bernama Megawati (46), seorang warga RT 35, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Titik Kejadian dan Kondisi Korban
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan kecelakaan terjadi di Jalan Lingkar Barat.
Kecelakaan itu tepatnya di depan Gudang Shopee Express (SPX), tak jauh dari kawasan wisata Kampoeng Radja dan Jalan Bougenvil.
Insiden ini diduga kuat merupakan kecelakaan tunggal.
Korban dilaporkan mengalami luka sangat berat di bagian kepala akibat benturan keras dengan median atau pembatas tengah jalan.
Akibat fatalitas luka tersebut, Megawati diduga meninggal dunia seketika di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan bantuan medis.
Meski identitas telah terungkap, teka-teki mengenai penyebab pasti kecelakaan ini masih belum terjawab sepenuhnya.
Minimnya saksi mata yang melihat langsung detik-detik kejadian di dekat Terminal Alam Barajo tersebut membuat pihak berwenang masih harus melakukan pendalaman.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Kampoeng Radja Jambi, Darah Becucuran di Jalan
Baca juga: Kronologi Detik-detik Pemotor Tabrak Pohon Tumbang di Depan GOR Kota Baru
"Buka lah dulu (penutup korban) om, siapa tahu ada yang kenal," ujar seorang warga dalam rekaman video amatir yang beredar, sesaat sebelum identitas korban terkonfirmasi.
Evakuasi ke RSUD Raden Mattaher
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUD Raden Mattaher Jambi.
Unggahan doa dan ucapan duka cita pun mengalir deras di akun-akun informasi Jambi seperti @jambihits_id dan @kabarjambiupdate, berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Lokasi Jalan Lingkar Barat sendiri memang dikenal sebagai jalur cepat yang menuntut konsentrasi tinggi bagi pengendara, terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari.
Simpang Rimbo merupakan gerbang utama pintu masuk ke Kota Jambi dari arah Jalan Lintas Sumatera.
Area di sekitar Wisata Kampoeng Radja (Jalan Lingkar Barat) didominasi oleh jalur lintas provinsi yang lebar namun sering kali bergelombang.
Sebagai jalan nasional, kawasan ini menjadi rute utama kendaraan bertonase besar seperti truk fuso dan tangki CPO.
Lokasi ini dikenal sebagai jalur merah atau titik rawan kecelakaan maut.
Karakteristik jalan yang ramai dengan kendaraan berat, ditambah banyaknya lubang jalan (tercatat puluhan lubang di sepanjang Jalan Lingkar), sering memicu kecelakaan fatal.
Insiden di Simpang Rimbo sering kali melibatkan tabrakan antara motor dengan truk besar, tabrak lari, hingga kecelakaan tunggal akibat pengendara yang mencoba menghindari lubang atau kehilangan kendali.
DISCLAIMER
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau melakukan tindak pidana lainnya segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat atau pihak berwajib.
Baca juga: Ingat Pembunuhan Dosen di Bungo? Waldi, Eks Polisi Itu Dilimpahkan ke Kejari
Baca juga: Besaran Bonus Hari Raya untuk Driver Ojol dan Kurir, 25 Persen dari Pendapatan Bersih
Baca juga: Kecelakaan Maut di Kampoeng Radja Jambi, Darah Becucuran di Jalan