Harga Pertamax di Bener Meriah Naik, Warga: Mengeluh Pun Tak Akan Turunkan Harga
Sri Widya Rahma March 04, 2026 06:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Mulai Minggu (1/3/2026), PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di seluruh wilayah Indonesia. 

Baca juga: Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Terbaru untuk Provinsi Aceh

Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap harga pasar, sementara harga BBM bersubsidi dipastikan tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat.

Rata-rata Kenaikan Rp 500

Data yang dihimpun TribunGayo.com jika rata-rata kenaikan harga Pertamax tercatat sebesar Rp 500 per liter, yang menyebabkan perubahan banderol di hampir seluruh provinsi jika dibandingkan dengan periode Februari 2026.

Sebagai contoh, di Jawa Timur, harga Pertamax naik dari Rp 11.800 menjadi Rp 12.300 per liter. 

Sementara itu, di wilayah Sulawesi Selatan, Aceh dan Sumatera Utara, harga kini berada di angka Rp 12.600 per liter, naik dari harga sebelumnya yang sebesar Rp 12.100.

Baca juga: Distribusi Pertamax Terbatas, Nasib Pengusaha Pertashop di Aceh Tengah Antara Bertahan atau Tumbang

Reaksi Warga di Bener Meriah

​Lantas kenaikan harga Pertamax ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, termasuk di Kabupaten Bener Meriah.

Sebagian warga mengaku hanya bisa pasrah mengikuti kebijakan pemerintah.

Diana Aulia (26) salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa dirinya memilih untuk berlapang dada meskipun kenaikan tersebut menambah beban pegeluaran. 

"Ya macam mana lagi, kita ngeluhpun tak akan menurunkan harga," ujar Diana kepada TribunGayo.com, Rabu (4/3/2026).

Namun ia berharap agar pendapatannya dapat meningkat agar tetap bisa menjangkau bahan bakar berkualitas tersebut tanpa harus mengeluh berlebihan.

​Di sisi lain, tidak sedikit warga yang merasa keberatan, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi. 

Muhammad Ihsan (24) seorang pengendara motor, menyatakan keresahannya karena harga Pertamax naik menjelang momen penting seperti bulan Ramadan dan Lebaran. 

Ia juga menyoroti terbatasnya ketersediaan Pertamax di wilayah pedesaan, khususnya di gerai Pertashop.

"Kabar naik BBM Pertamax udah tahu, cuma momennya kurang pas, apalagi mendekati lebaran, namun ya macam mana, kami hanya arap pasokannya ajalah bisa cepat normal, kasian warga dipedesaan," pungkasnya. (*)

Baca juga: Harga BBM Terkini 1 Februari 2026: Pertamax Turun, Berikut Rinciannya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.