Sejukkan Jayapura, Kejati Papua Rangkul Santri dan Pegawai Lintas Agama di Momen Buka Puasa Bersama
Paul Manahara Tambunan March 04, 2026 08:12 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Suasana santai mewarnai buka puasa bersama jaksa dan santri di aula Kejaksaan Tinggi Papua, Kota Jayapura, Rabu (4/3/2026) sore.

Ini menjadi ajang silaturahmi jajaran Kejaksaan Tinggi Papua dengan santri, sekaligus momen berbagi di bulan suci ramadhan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Dr Jefferdian, dalam sambutannya, memaknai puasa sebagai perjalanan waktu dan laku, mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya mata hari.

Menurutnya, puasa bukan sekedar makan bersama, tetapi lebih dari itu. 

"Jadikan sebagai perekat silaturahmi. Mengakrabkan diri, instroveksi, apakah kita sudah melakukan yang terbaik untuk institusi kita," ujarnya di hadapan para jaksa. 

Baca juga: Simbol Toleransi Bupati Biak Kenakan Busana Muslim Saat Jamu Buka Puasa Bersama

Jefferdian yang belum lama memimpin Kejati Papua, menekankan puasa tidak menyurutkan kinerja jajarannya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para undangan khususnya non-Muslim yang menghadiri acara buka puasa bersama sebagai bagian dari toleransi.

"Kita pupuk dan pelihara terus, sehingga apa pun cara kita beriman dan beribadah menjadi kontribusi bagi bangsa dan negara ini," ujarnya.

Jeferdian memotivasi para santri dari pondok pesantren Darul Qur'an Dakwa Argapura untuk giat belajar, sehingga kelak sukses menggapai cita-cita.

Adapun buka puasa bersama diisi oleh kultum. Di sela kegiatan, dilanjutkan penyerahan tali asih kepada para santri.

Pantauan Tribun-Papua.com, ada 22 santri menerima tali asih dari orang nomor satu di Kejaksaan Tinggi Papua itu.

Senyum semringah tampak di atas panggung saat mereka menyalami Kepala Kejaksaan Tinggi Papua serta sejumlah pejabat utama.

JAKSA BERBAGI - Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Dr Jefferdian menyampaikan sambutan dalam acara buka puasa bersama di Jayapura, Rabu (4/3/2026).

Penceramah, Ustadz H. Muhammad Taufiqurrahman berharap momentum ini dapat memperkuat iman dan ketakwaan kepada Tuhan.

Selain itu, memperkuat silaturahmi dan merawat keberagaman.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

"Momentum ini dapat memperkuat selaturahim, dan menyatukan antara satu dan lainnya," ujarnya.

Ketua panitia kegiatan yang juga Aspidum Kejati Papua, Dr Lapatawe B Hamka, berharap buka puasa ini bisa mempererat personel jajaran internal Kejati Papua.

Demikian pula dalam aktivitas pekerjaan bisa bersinergi dan saling menopang.

Ia menyebut kegiatan serupa digelar setiap tahunnya.

"Saya berharap kita semua bisa mengambil hikmahnya. Bila ada perbedaan, bisa dipersatukan melalui buka puasa berama," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.