Warga Kabupaten Gorontalo Bisa Tebus Sembako Rp60 Ribu, Bupati Sofyan Puhi: Manfaatkan Baik-baik
Fadri Kidjab March 04, 2026 10:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali meluncurkan program Pasar Murah Bersubsidi yang diberi nama PARAS ST (Pasar Murah Bersubsidi Bersama Sofyan-Toni) pada Rabu (4/3/2026).

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. 

Meskipun komoditas yang ditawarkan saat ini terbatas pada empat jenis bahan pokok karena kondisi inflasi, pemerintah memberikan subsidi yang cukup signifikan.

"Kami mensubsidi lebih dari 50 persen dari harga pasar. Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat," ujar Sofyan Puhi saat meninjau pelaksanaan pasar murah di Polres Gorontalo.

Program PARAS ST ini direncanakan menjangkau 19 kecamatan di seluruh Kabupaten Gorontalo. 

Setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi sebanyak 1.000 paket sembako, sehingga total paket yang disalurkan mencapai 19.000 paket. 

Untuk menyukseskan agenda ini, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Gorontalo.

Pelaksanaan pasar murah ini dilakukan secara maraton dengan menyisir dua kecamatan setiap harinya. 

Selain dukungan APBD, kegiatan ini juga melibatkan sektor swasta seperti Indomaret, Alfamart, dan penyedia pangan lainnya yang turut menyediakan produk dengan harga di bawah standar pasar.

Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan bahwa komitmen pemerintah tidak berhenti pada momentum Ramadan saja. 

PASAR MURAH — Suasana warga mengantre di Pasar Murah Ramadan di halaman Polres Gorontalo, Rabu (4/3/2026) pagi. (Sumber Foto: Fajri A Kidjab)
PASAR MURAH — Suasana warga mengantre di Pasar Murah Ramadan di halaman Polres Gorontalo, Rabu (4/3/2026) pagi. (Sumber Foto: Fajri A Kidjab) (TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab)

Setelah lebaran, sebanyak 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menjalankan berbagai program prioritas, termasuk penguatan sektor UMKM yang telah direncanakan hingga tahun 2026.

Dalam arahannya, Sofyan juga meminta masyarakat untuk tertib dalam mengantre dan memastikan bahwa setiap pemegang kupon pasti akan mendapatkan bagian. Ia secara khusus meminta petugas di lapangan untuk memprioritaskan kaum perempuan dalam pelayanan penebusan sembako murah tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Disperindag, Sri Nur Maymun Laiya, menyebut pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah mencatat adanya tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok," demikian tertulis dalam laporan resmi tersebut.

Baca juga: Kapolres Gorontalo Buka Pasar Murah Bersubsidi, Apresiasi Animo Masyarakat

PASAR MURAH — Sekretaris Disperindag Kabupaten Gorontalo, Sri Nur Maymun Laiya saat menjelaskan kegiatan pasar murah bersubsidi (Sumber Foto: Fajri A Kidjab)
PASAR MURAH — Sekretaris Disperindag Kabupaten Gorontalo, Sri Nur Maymun Laiya saat menjelaskan kegiatan pasar murah bersubsidi (Sumber Foto: Fajri A Kidjab) (TribunGorontalo.com/Fajri Kidjab)

Warga dapat menebus paket sembako bersubsidi seharga Rp60.000, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp134.500. Pemerintah memberikan subsidi sebesar 55,39 % untuk setiap paket yang berisi:

• Beras: 5 kg

• Bawang Merah: 0,5 kg

• Cabai Rawit: 0,25 kg

• Minyak Goreng: 1 liter

Selain paket subsidi, acara ini juga menggandeng berbagai pihak seperti Alfamart, Indomaret, Pabrik Gula Tolangohula, serta penyuplai lokal yang menyediakan gula pasir, ayam potong, dan ikan tuna.

Untuk menjangkau seluruh wilayah, Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk 19 kecamatan, dengan kuota 1.000 paket per kecamatan. Lokasi di Polres Gorontalo ini merupakan titik ke-12 dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 24 Februari lalu.

Acara yang dibuka oleh Kapolres Gorontalo ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Dandim 1315/Kab.Gorontalo, Kepala Kejaksaan Negeri Limboto, hingga perwakilan Bapanas. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.