Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh kebut patching ruas jalan Nasional yang menghubungkan Aceh Tenggara dengan Sumatra Utara (Sumut).
Patching atau tambal jalan Nasional berlubang ini dilakukan di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kutacane, Biakmuli, Kuning, Lawe Sigala -gala dan sejumlah titik ruas jalan Nasional lainnya.
PPK 35 BPJN Aceh, Jaya Yuliadi kepada Tribungayo.com, Kamis (5/3/2026) mengatakan, patching ruas jalan Nasional Aceh Tenggara dilakukan di sejumlah titik dan mulai dikerjakan.
Patching jalan berlubang di lintasan jalan Nasional Aceh Tenggara ini sementara menggunakan cold mix asphalt (aspal dingin).
Hal ini karena, Asphalt Mixing Plant (AMP) Gala Fila Mandiri (GFM) Kutacane belum beroperasi.
Dan, kalau sudah beroperasi, maka tidak lagi menggunakan codmix asphalt. Tetapi, akan menggunakan hotmix asphalt (aspal panas).
Dikatakan, patching menggunakan codmix asphalt untuk sementara waktu saja.
"Agar arus lalulintas lancar dan tidak berlubang apalagi Lebaran Idul Fitri kendaraan bermotor padat melintas," sebutnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara, Tgk Mawardi mengapresiasi BPJN Aceh.
Pihaknya berharap dilakukan perbaikan ruas jalan Nasional yang berlubang, bergelombang, amblas retak-retak buaya dan saluran parit yang tersumbat di lintasan Jalan Nasional batas Gayo - Batas Aceh Tenggara- Sumut.
Informasi yang dihimpun, patching dilakukan secara permanen dan menggunakan Hotmix asphalt. Alasannya, karena kuat, fleksibel, dan efisien.
Sebab, Hotmix asphalt mampu menahan beban berat sekaligus menyesuaikan perubahan cuaca dan jalan raya utama, dan lalu lintas padat.
Aspal cepat kering dan mengeras. Sangat stabil terhadap suhu tinggi dan curah hujan.
Sehingga menjadikannya ideal untuk iklim tropis dan menghasilkan permukaan yang rapi, halus, aman, dan nyaman dilintasi kendaraan. (*)
Baca juga: Ketua Komisi D DPRK Aceh Tenggara Sorot Maraknya Kedai Tuak dan Perjudian dalam Bulan Ramadhan
Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Mulai Merangkak Naik, Kini Rp 32.000/Kg
Baca juga: Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Minta Loka POM Awasi Air Minum Dalam Kemasan