Tol Pemalang-Batang Terapkan Skema One Way saat Arus Mudik Lebaran 2026, Ada Diskon 30 Persen Juga
rika irawati March 05, 2026 02:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pemerintah memberikan diskon 30 persen untuk tarif tol dari Gerbang Tol (GT) Cikampek utama hingga Kalikangkung Semarang saat arus mudik Lebaran 2026.

Asisten Manajer Lalu Lintas PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Nur Adzani Fajar menyampaikan, diskon tarif tol 30 persen itu berlaku untuk perjalanan terusan.

"Untuk diskon tarif tol diberlakukan sebesar 30 persen."

"Ini berlaku untuk rute menerus dari Gerbang Cikampek Utama sampai Gerbang Kalikangkung dan juga arah sebaliknya."

"Untuk jadwalnya, masih dikoordinasikan."

"Harapannya, bisa memecah traffic saat mudik Lebaran 2026," kata Fajar, Kamis (5/3/2026).

Skema One Way

DISKON TARIF TOL - Asisten Manajer Lalu Lintas PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Nur Adzani Fajar saat menjelaskan terkait diskon tarif tol saat mudik Lebaran 2026, Kamis (5/3/2026). Selama libur Lebaran, PBTR memberikan diskon 30 persen kepada pengguna tol Cikampek-Kalikangkung.
DISKON TARIF TOL - Asisten Manajer Lalu Lintas PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Nur Adzani Fajar saat menjelaskan terkait diskon tarif tol saat mudik Lebaran 2026, Kamis (5/3/2026). Selama libur Lebaran, PBTR memberikan diskon 30 persen kepada pengguna tol Cikampek-Kalikangkung. (Tribun Banyumas/Indra Dwi Purmomo)

Selain pemberian diskon, PBTR juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. 

Untuk arus mudik, skema one way di Tol Pemalang-Batang direncanakan berlangsung pada 17 hingga 20 Maret. 

Sementara, saat arus balik, skema one way di Tol Pemalang-Batang akan diberlakukan pada 23 hingga 29 Maret.

Menurutnya, rambu-rambu portabel telah disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut.

"Puncak arus mudik diperkirakan tanggal 18 Maret 2026, dan diprediksi ada 70.000 kendaraan yang akan melintas wilayah PBTR," ujarnya.

Waspadai Faktor Cuaca

Di sisi lain, faktor cuaca menjadi perhatian serius. 

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), periode 14 hingga 21 Maret diprediksi masih didominasi hujan.

Sementara, hujan ringan berpotensi terjadi hingga 29 Maret.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati."

"Meski hanya hujan ringan, jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena berisiko terjadi aquaplaning," tegasnya.

Aquaplaning merupakan kondisi ketika ban kendaraan kehilangan daya cengkeram akibat lapisan air di permukaan jalan sehingga kendaraan dapat tergelincir dan sulit dikendalikan.

Ia berharap, kombinasi antara potongan tarif, rekayasa lalu lintas, serta kesiapan personel dan perlengkapan di lapangan dapat mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.