Gara-gara Perang, Jadwal Timnas Irak di Babak Play-off Piala Dunia Terancam Ditunda
Salomo Tarigan March 05, 2026 03:11 PM

TRIBUN-MEDAN.com -  Situasi perang antara Iran vs AS-Israel mengancam jadwal laga play-off interkontinental Piala Dunia 2026.

Ya, jadwal duel yang melibatkan timnas Irak terancam mengalami penundaan.

Tim Singa Mesopotamia dijadwalkan menjalani duel play-off antarzona di Monterrey, Meksiko, 31 Maret 2026.

Timnas Irak sudah menunggu di final Path 2 untuk bertemu Bolivia atau Suriname.

Namun, situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah terancam mengganggu persiapan mereka.


Akibat perang yang melibatkan negara tetangganya, Iran, dengan koalisi Amerika Serikat-Israel, Irak terkena dampak penutupan jalur penerbangan.

Bukan cuma mereka, negara-negara sekitar zona konflik juga menerapkan pembatasan serupa.

Di wilayah terdampak, aktivitas olahraga termasuk berbagai kompetisi sepak bola ikut dibekukan sementara.

The Guardian melaporkan bahwa Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) telah menerima surat dari pihak Iraqi Airways dan Kementerian Transportasi setempat yang mengonfirmasi jalur penerbangan akan ditutup setidaknya empat pekan ke depan.

Persiapan timnas Irak jadi semakin mepet karena pelatih mereka, Graham Arnold, masih terjebak di Uni Emirat Arab.

Serangan balasan Iran menuju pangkalan militer AS di Dubai membuat daerah itu pun masuk zona merah.

Jika perang tak kunjung mereda, pasukan Singa Mesopotamia hanya memiliki alternatif keluar dari negara mereka via perjalanan darat.

 

Baca juga: Kini Merembet ke Suami Bupati Pekalongan, KPK Bongkar Kasus Korupsi hingga Proyek Bisnis Keluarga

Masalahnya, perjalanan itu sangat menguras waktu dan tenaga.

Mereka harus naik kendaraan selama 25 jam melalui medan yang menyiksa dari Baghdad ke Turki via perbatasan di utara Irak, lalu melanjutkannya dengan penerbangan dari Turki.

"Akan tetapi, rute darat itu pun mungkin tak bisa dijangkau dengan alasan keamanan," tulis media berbahasa Arab, Ashaq Al Awsat.


"Selain itu, beberapa pemain tim nasional dan anggota staf pelatih serta administrasi belum menerima visa untuk masuk ke Meksiko atau Amerika Serikat, di mana Irak berencana mengadakan kamp latihan di Houston."

Baca juga: Klasemen Terkini Liga Inggris, Arsenal Menang, Manchester City Imbang, Aston Villa 1-4 Chelsea

Pengganti Iran

"Banyak kedutaan besar di Timur Tengah ditutup setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, menimbulkan kekhawatiran permohonan visa mungkin tidak diproses tepat waktu, bahkan jika ruang udara dibuka kembali," lanjut laporan tersebut.

Pada saat bersamaan, timnas Irak juga muncul sebagai kandidat terkuat pengambil jatah Iran di putaran final Piala Dunia 2026.

Timnas Iran sudah memastikan kursi di fase grup, tetapi muncul wacana mereka akan mundur dari turnamen sebagai efek ketegangan dengan Amerika Serikat.

Andai Team Melli jadi absen, Irak-lah yang dijagokan mendapat tiket lungsuran dan tak perlu menjalani play-off.

Sementara itu, jatah play-off bagi wakil Asia akan dilempar lagi ke Uni Emirat Arab, lawan yang dikalahkan Irak pada ronde kelima kualifikasi Zona AFC.

 

Dalam pernyataan resmi, IFA menyatakan pihaknya terus melakukan kontak dengan FIFA guna membahas solusi dari situasi ini, termasuk menghadapi potensi penundaan jadwal play-off.

"Pihak manajemen tim nasional kami mengonfirmasi bahwa mereka terus berkomunikasi dengan FIFA terkait persiapan partisipasi dalam pertandingan play-off antarbenua Kualifikasi Piala Dunia di Monterrey, Meksiko pada 31 Maret 2026."

"AFC dan FIFA terus memantau semua perkembangan terkait tim nasional kami akibat situasi keamanan yang sedang berlangsung di Timur Tengah," begitu bunyi keterangan di akun resmi IFA.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Sumber: bolasport.com

 Baca juga: Bupati Pekalongan Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT, Fadia Arafiq Masuk Jalur Belakang

erlangsung di Timur Tengah," begitu bunyi keterangan di akun resmi IFA.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.