Geger! Nelayan Temukan Mayat Perempuan Lansia Mengapung di Sungai TPI Muara Batu
Muliadi Gani March 05, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran sungai kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (4/3/2026) pagi.

Penemuan jasad tersebut sontak menggegerkan warga setempat yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Nurmansyah (32), warga Desa Tanoh Anoe.

Saat itu, sekitar pukul 08.00 WIB, Nurmansyah hendak menuju lokasi parkir perahu di Sungai TPI untuk memperbaiki bola lampu di boat tempatnya bekerja.

Setibanya di lokasi, ia melihat sebuah benda mengapung di permukaan air.

Awalnya, Nurmansyah mengira benda tersebut hanyalah boneka yang terbawa arus sungai.

Namun karena merasa penasaran, ia kemudian mengambil sebatang kayu panjang untuk menarik benda tersebut agar lebih dekat ke tepi sungai.

Setelah didekati, Nurmansyah terkejut karena benda yang dilihatnya ternyata merupakan jasad seorang perempuan lanjut usia.

Menyadari hal tersebut, ia segera mendorong tubuh korban ke pinggir sungai sejauh kurang lebih lima meter agar tidak terbawa arus air.

Baca juga: Hendak Buang Hajat, Warga Babahrot Dikejutkan Penemuan Mayat di Sungai

Tak lama kemudian, warga bersama aparatur gampong dan personel Polsek Muara Batu mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kemudian menghubungi pihak Puskesmas Muara Batu untuk membantu proses evakuasi jenazah dari lokasi penemuan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 65 tahun.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju lengan panjang berwarna pink bermotif bunga, rok panjang berwarna hitam, serta sandal jepit sebelah kanan berwarna biru.

Ciri-ciri fisik korban antara lain berkulit sawo matang dan memiliki rambut hitam lurus panjang.

Petugas juga menemukan beberapa lembar uang pecahan Rp5.000 yang masih tergenggam di tangan korban.

Karena tidak ditemukan identitas pada tubuh korban, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Muara Batu untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, jenazah dirujuk ke RS Cut Meutia di Buket Rata untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Cinta Laura Kunjungi Aceh Pascabencana, Sedih Lihat Anak-anak Belajar di Tenda Tanpa Listrik

Tanpa Identitas

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan SH SIK MSM MH melalui Kapolsek Muara Batu IPDA Syukrullah SE menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak medis guna memastikan penyebab meninggalnya korban.

“Korban ditemukan tanpa identitas.

Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Muara Batu,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, tepatnya pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 18.20 WIB, korban sempat terlihat mengendarai sepeda mini berwarna merah.

Ia terlihat mondar-mandir di sepanjang jalan Desa Tanoh Anoe tanpa tujuan yang jelas.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.

Polisi juga memastikan situasi di lokasi penemuan mayat dalam keadaan aman dan kondusif.

(Serambinews.com/Saiful Bahri)

Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Pantai Balohan Sabang

Baca juga: Warga Digemparkan Penemuan Mayat Bayi di Pantai Rancung Lhokseumawe

Baca juga: Geger, Warga Peulanggahan Banda Aceh Temukan Mayat Remaja 16 Tahun Dalam Toko

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.