NOVA.id – Mata terasa perih dan berair saat mengiris bawang merah?
Saat dikupas atau dipotong, bawang merah melepaskan senyawa yang memicu reaksi kimia dan menghasilkan gas penyebab iritasi pada mata.
Reaksi tersebut terjadi ketika enzim dalam bawang bercampur dengan udara.
Gas yang terbentuk kemudian mengenai permukaan mata dan memicu produksi air mata sebagai respons alami tubuh.
Padahal, bawang merah merupakan bumbu dasar yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan.
Agar aktivitas memasak tetap nyaman tanpa drama nangis, coba lima trik berikut ini.
1. Rendam dalam Air Es
Sebelum dirilis, rendam bawang merah dalam air es selama sekitar 10 menit.
Suhu dingin membantu memperlambat reaksi enzim yang menghasilkan gas penyebab perih, sehingga mata tidak mudah berair saat memotongnya.
2. Rendam dalam Air Hangat atau Mendidih
Selain air es, bawang juga bisa direndam sebentar dalam air panas.
Cara ini dapat mengurangi zat penyebab iritasi.
Namun perlu diperhatikan, air mendidih bisa membuat tekstur bawang menjadi lebih lunak atau setengah matang, jadi sesuaikan dengan kebutuhan masakan.
3. Mengunyah Saat Mengiris
Cara unik yang cukup efektif adalah mengunyh makanan atau permen saat memotong bawang.
Aktivitas mengunyah membuat aliran napas keluar melalui mulut, sehingga gas bawang tidak langsung naik ke arah mata.
4. Teknik Memotong yang Tepat
Cobalah mengiris bawang dari bagian dalam secara perlahan agar gas yang keluar bisa diminimalkan.
Setelah dipotong, segera bilas bawang di bawah air mengalir untuk membantu melarutkan enzim penyebab iritasi.
5. Buang Akar dan Ujungnya Lebih Dulu
Memotong bagian akar dan ujung bawang sehari sebelum digunakan dapat membantu mengurangi efek perih.
Kulit bawang akan lebih mudah terkelupas, dan reaksi yang memicu air mata pun tidak terlalu kuat saat diiris.
Dengan beberapa trik sederhana ini, mengiris bawang merah tak lagi jadi momen penuh air mata.
Tak perlu alat khusus, cukup ubah sedikit cara dan persiapannya agar kegiatan memasak terasa lebih nyaman.