Energi Kebaikan Ramadan, Perwira Kilang Cilacap Berbagi Kurma untuk Warga Binaan Lapas Nusakambangan
abduh imanulhaq March 05, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menghadirkan energi kebaikan yang mengalir tanpa henti.

Semangat itulah yang diusung Pertamina Patra Niaga (PPN) RU IV Cilacap dalam program berbagi 9.000 takjil selama Ramadan 1447 H.

Di antara rangkaian program tersebut, perwira Kilang Cilacap menyalurkan paket kurma takjil bagi warga binaan di dua lembaga pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, yakni Lapas Kembang Kuning dan Lapas Nirbaya.

Baca juga: Kesiapan Kilang Cilacap dan Pertamina Patra Niaga RJBT dalam Penyediaan BBM Jelang Idulfitri

05032026 Perwira Kilang Cilacap membagikan kurma untuk warga Lapas Nusakambangan
BERBAGI KURMA - Perwira Kilang Cilacap menyalurkan paket kurma takjil bagi warga binaan di dua lembaga pemasyarakatan (lapas) Nusakambangan, yakni Lapas Kembang Kuning dan Lapas Nirbaya. Penyaluran dilakukan Ketua I Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap, Ahmad Badruddin, kepada Staf Pembinaan Narapidana Lapas Kembang Kuning, Adrian Faathir di Sekretariat BDI Komplek Masjid Baiturrahmah Pertamina Donan, Senin (2/3/2026).

Penyaluran dilakukan Ketua I Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap, Ahmad Badruddin, kepada Staf Pembinaan Narapidana Lapas Kembang Kuning, Adrian Faathir di Sekretariat BDI Komplek Masjid Baiturrahmah Pertamina Donan, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Relawan Pertamina Peduli (Relpi) serta da’i lapas, Ustaz Hasan Makarim.

Sebanyak 210 kilogram kurma disalurkan untuk warga binaan Lapas Kembang Kuning dan 100 kilogram untuk Lapas Nirbaya.

Kurma-kurma itu diharapkan menjadi pelengkap berbuka yang menghadirkan kehangatan dan semangat baru bagi para warga binaan dalam menjalani Ramadan.

"Program berbagi 9.000 takjil ini merupakan komitmen kami untuk menyalurkan energi kebaikan Ramadan kepada masyarakat, termasuk saudara-saudara kita di lapas. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan," ujar Ahmad Badrudin.

Disebutkan Badruddin, program ini merupakan hasil kolaborasi Kilang Cilacap bersama BDI, Baituzzakah Pertamina (Bazma), Relpi, Agent of Change (AOC) dan Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK).

Menurutnya, keberadaan kilang bukan sekadar mengolah energi untuk negeri, tetapi juga menyalurkan energi kepedulian bagi lingkungan sekitar.

Ramadan menjadi momentum untuk memperluas makna kebermanfaatan tersebut.

Kepeduliaan Warga Binaan

Sementara itu, Adrian Faathir menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang terus diberikan Pertamina kepada warga binaan.

"Kami berterima kasih atas perhatian yang rutin diberikan. Semoga Pertamina selalu diberikan kelancaran dalam operasional dan terus amanah dalam mengelola energi negeri," ungkapnya.

Melalui program ini, Kilang Cilacap memastikan bahwa energi yang dihasilkan bukan hanya energi operasional, tetapi juga energi kemanusiaan, yakni energi yang menyalakan harapan, menguatkan kebersamaan, dan menyebarkan keberkahan Ramadan hingga ke setiap sudut masyarakat.

Di bulan suci ini, Kilang Cilacap kembali membuktikan bahwa energi terbaik bukan hanya yang menerangi negeri, tetapi juga yang menghangatkan hati.

Dari tangki-tangki pengolahan hingga tangan-tangan yang berbagi, Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap tetes energi yang dikelola, sejatinya adalah amanah untuk menghadirkan cahaya kebaikan bagi sesama. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.