Dosen FTS UMP Purwokerto Raih Hibah RISPRO LPDP 2025, Kembangkan Green Hydrogen
abduh imanulhaq March 05, 2026 04:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dosen Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FTS UMP) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan tim peneliti yang dipimpin Prof Dr Ir Anwar Ma’ruf, IPM sebagai penerima Hibah Program Pendanaan Riset Inovasi Produktif (RISPRO) Invitasi Berkemajuan 2025.

Program ini merupakan hasil kerja sama Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Penelitian yang diusung berjudul 'Pengembangan Komposit Membran Berbasis Tanah Liat - Nano CaO - Selulosa Asetat sebagai Proton Exchange Membrane untuk Produksi Green Hydrogen'.

Baca juga: PK IMM FK UMP dan FDLK Kusi Ar Razi Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah Purwokerto

Riset ini berfokus pada pengembangan teknologi energi terbarukan berbasis hidrogen hijau (green hydrogen) sebagai alternatif pengganti energi fosil.

Tim pelaksana penelitian ini terdiri dari: Ketua Tim Prof. Dr. Ir. Anwar Ma’ruf, IPM , Anggota Eqwar Saputra, S.T., M.T. (UMP), Siti Zulaehah, S.Si., M.Eng. (UMP), Dr. A’rasy Fahruddin, S.T., M.T. (UM Sidoarjo) &B inyamin, S.T., M.T., Ph.D. (UM Kalimantan Timur)

Ketua tim peneliti, Prof. Dr. Ir. Anwar Ma’ruf, IPM menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

"Kami sangat senang karena diberi kepercayaan untuk melakukan penelitian ini setelah melalui tahapan yang panjang, mulai dari administrasi, substansi, hingga tahap keuangan. Tentu kepercayaan ini disertai tanggung jawab yang besar, yaitu bagaimana penelitian ini benar-benar dapat menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan oleh mitra maupun masyarakat pada umumnya," ungkapnya.

Baca juga: Mahasiswa Akuntasi FEB UMP Purwokerto Lolos Student Mobility Program di Malaysia

Ia menambahkan bahwa untuk memastikan penelitian berjalan optimal, tim akan melakukan koordinasi menyeluruh.

"Untuk melaksanakan penelitian dengan baik, kami akan melakukan koordinasi dengan seluruh tim, melakukan pembagian tugas, serta menyiapkan bahan dan peralatan penelitian agar seluruh proses berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan matrix membrane berbasis membran keramik dari tanah liat yang di-coating dengan selulosa asetat dan nano CaO sehingga memenuhi kriteria sebagai Proton Exchange Membrane (PEM).

Mengembangkan modul membran proses elektrolisis dengan matrix membrane yang mampu menghasilkan hidrogen dengan efisiensi tinggi.

Green Hydrogen

Melalui penelitian ini, tim menargetkan lahirnya produk membran (PEM) dan modul membran yang mampu menghasilkan green hydrogen dengan brand Green Hydrogen Muhammadiyah (gH2Mu) sebagai salah satu solusi energi alternatif masa depan yang ramah lingkungan dan berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Prof Anwar menambahkan Green hydrogen yang dihasilkan nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil, serta untuk sistem hydrogen fuel cell yang dapat menghasilkan energi listrik.

Baca juga: BEM UMP Purwokerto Tuntaskan Mahasiswa Berdampak: Pemulihan Dampak Bencana di Sumut

Dr. T. Ir. Iskahar, S.T., M.T. Dekan Fakultas Teknik dan Sains UMP turut memberikan apresiasi atas capaian strategis ini.

"Keberhasilan ini mempertegas posisi kami FTS UMP di garda terdepan riset energi terbarukan di Indonesia. Hibah RISPRO LPDP ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bentuk nyata kontribusi kami terhadap target Net Zero Emission. Melalui inovasi ‘gH2Mu’, kami ingin membuktikan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah khususnya FTS UMP mampu menghasilkan teknologi tinggi yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil demi masa depan bumi yang lebih baik," tegasnya.

Ia juga menambahkan, jajaran dekanat FTS UMP berkomitmen penuh dalam mendukung hilirisasi hasil riset tersebut.

"Kami jajaran dekanat FTS UMP berkomitmen penuh mendukung tim Prof. Anwar dalam proses hilirisasi riset ini. Harapan kami, ‘gH2Mu’ tidak hanya berhenti sebagai prototipe laboratorium, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi produk industri yang kompetitif. Kehadiran Proton Exchange Membrane (PEM) berbasis material lokal ini adalah jawaban atas tantangan teknologi energi murah dan ramah lingkungan yang sangat dibutuhkan oleh sektor transportasi dan kelistrikan saat ini," tambahnya.

Capaian ini semakin menegaskan komitmen Fakultas Teknik & Sains UMP dalam mendukung riset inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam pengembangan teknologi energi terbarukan di Indonesia.

Dengan inovasi “gH2Mu”, FTS UMP optimistis dapat menjadi bagian penting dalam transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan. (*/chy)

Baca juga: Mahasiswa Teknik Informatika UMP Purwokerto Magang Internasional di Malaysia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.