Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan komitmennya menanggulangi kerugian akibat bentrok antar negeri yaitu Hitu Messing dan Morela yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) lalu.
Akibat dari kejadian penyerangan tersebut menyebabkan adanya korban luka tembak dan kerugian materiil sehingga menyebabkan enam rumah warga yang berlokasi di area pesisir pantai terbakar.
Tak hanya itu, dua warga sipil, dan dua anggota Polisi menjadi korban penyerangan warga salah satu desa.
Gubernur Maluku secara tegas mengatakan kerugian materil yang disebabkan akan ditanggulangi oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Maluku Tengah.
"Kerusakan yang ditimbulkan akibat peristiwa itu nanti akan di tanggulangi oleh pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah," ujarnya kepada awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di kantor Gubernur Maluku pada Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Dekan FEB Unpatti: Pelaku Pembakaran dan Perusakan Akan Diproses Akademik
Baca juga: Tahanan di Rutan Ambon Diduga Dianiaya Petugas hingga Pimpinan
Perbaikan rumah-rumah warga akan segara diperbaiki dalam waktu dekat.
"Kita akan segera dalam waktu dekat kita akan memperbaiki rumah-rumah yang rusak itu," tegasnya.
Selanjutnya besok orang nomor satu Maluku ini akan melakukan pertemuan bersama Raja Morela dan tokoh pemuda.
Disisi lain, dia juga mengimbau masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati hidup orang basudara.
Selain itu, mematuhi aturan hukum yang berlaku dan menyerahkan masalah-masalah kepada pihak berwajib.
Gubernur berharap ada perdamaian antar dua Negeri tetangga tersebut.
"Intinya adalah kita akan berharap segera ada perdamaian damai di antara dua negeri itu," harapnya. (*)