TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Tidak hanya mengenai infrastruktur Jalan Rusak, persoalan Drainase juga banyak dikeluhkan oleh sebagian warga Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kaltara dari Daerah Pemilihan II Bulungan–Tana Tidung, Hj Aluh Berlian.
Legislator perempuan ini telah menuntaskan rangkaian agenda resesnya dengan menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat di wilayah Tanjung Selor.
Usai menggelar pertemuan dibeberapa titik di wilayah seputar Kabupaten Bulungan, seperti Kilometer 12, Jalan Gelatik, Kilometer 9 dan Desa Apung serta lainnya, mantan anggota DPRD Bulungan ini berhasil menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
Hj Aluh berlian menyampaikan bahwa aspirasi oleh masyarakat nyatanya masih didominasi oleh persoalan infrastruktur dasar. Hal tersebut disampaikan oleh masyarakat dalam setiap reses yang dilakukan diberbagai titik.
Baca juga: Anggota DPRD Kaltara Herman Soroti Jalan Rusak di Kilo 6 Simpang Manis Tana Tidung
Selain jalan lingkungan, warga juga menyoroti persoalan Drainase di kawasan permukiman.
Yang mana saluran air yang ada dinilai belum berfungsi optimal, sehingga kerap menyebabkan genangan bahkan berpotensi banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Ada juga permintaan normalisasi Drainase agar ketika hujan deras tidak terjadi genangan yang berpotensi menimbulkan banjir,” ucap Hj Aluh Berlian beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, minimnya lampu penerangan jalan turut menjadi perhatian. Warga menilai kurangnya penerangan pada malam hari berpengaruh terhadap kenyamanan sekaligus keamanan lingkungan.
Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak di Bulungan, Anggota DPRD Kaltara Minta Langkah Konkrit Pemerintah
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aluh memastikan seluruh masukan masyarakat telah dicatat dan akan dikawal agar dapat masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
“Semua aspirasi sudah kami tampung dan akan kami perjuangkan agar bisa segera terealisasi,” tandasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu