BOLASPORT.COM - Kemenangan tidak mudah berhasil diraih tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, untuk pertama kalinya lolos ke perempat final All England Open 2026. Ujian tingkat akhir harus siap dihadapinya.
Putri Kusuma Wardani lolos ke perempat final All England Open 2026 setelah mengalahkan Kim Ga-eun (Korea Selatan).
Kemenangan dengan skor 25-23, 21-15 diraih Putri dalam pertandingan babak kedua yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026).
"Untuk keseluruhan saya cukup puas dengan main hari ini. Tapi karena di pertandingan pertama kan hanya bermain sampai 11 poin jadi tadi masih agak sedikit engap."
"Kim Ga Eun juga melakukan permainan yang terbaik, dia nggak gampang mati," kata Putri setelah laga melalui PBSI.
Putri KW cukup menguasai pertandingan dengan permainan relinya.
Hanya saja, upayanya untuk menang menghadapi kendala besar yang dimulai dengan kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukan.
Dari unggul 9-4, Putri berbalik tertinggal hingga 13-16. Sebagian poin Kim Ga-eun didapat karena eror tunggal putri semata wayang Indonesia ini dalam melakukan serangan.
Untungnya, Putri dapat bangkit pada poin-poin akhir.
Juga terbantu dengan permainan Kim yang juga tidak bersih-bersih amat dalam adu setting, Putri merebut gim pembuka dengan skor ketat 25-23.
Kemenangan yang diraih lewat comeback pada gim pertama menjadi dorongan pemain peringkat enam dunia itu pada gim kedua.
Momentum didapatkan Putri sampai mampu memperbesar selisih skor dari 10-8 menjadi 13-18, dan kemudian 18-9.
Keunggulan besar membuat Putri lengah sehingga Kim mendekat. Poin Putri terkunci cukup lama di angka 19 karena kecolongan lima poin beruntun.
Sodoran Kim yang sedikit keluar membantu Putri meraih match point dengan skor 20-15.
Pengembalian silang yang gagal dari pemenang trofi Korea Open dan Korea Masters itu memberi Putri kemenangan dalam dua gim langsung.
Ini merupakan kemenangan ketiga putri atas Kim dari total lima pertemuan. Sebelum ini, Kim dikalahkannya juga di perempat final Korea Open 2025.
"Dari permainan Kim Ga Eun juga tidak banyak berubah, dia masih mengandalkan pukulan atas dan pukulan kecilnya."
"Itu cukup menyulitkan karena enggak kelihatan dan sangat tajam jadi saya coba untuk batasi itu," ucap Putri membeberkan.
Selain itu, ini merupakan kesuksesan pertama bagi Putri untuk lolos ke perempat final All England Open.
Putri baru tampil perdana di All England Open pada tahun lalu dengan hasil tersingkir pada babak 16 besar karena kalah 14-21, 24-22, 10-21 dari Chen Yu Fei (China).
Kini datang dengan status unggulan di ajang World Tour Super 1000 ini, jalur Putri tetap tidak jauh dari jagoan di sektornya.
Tak tanggung-tanggung, calon lawan Putri di perempat final adalah sang ratu bulu tangkis, An Se-young (Korea Selatan).
Setelah tahun lalu meraih 11 gelar dan termasuk All England, An belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Awal tahun ini An Se-young belum tersentuh kekalahan untuk menjuarai dua ajang wajib yakni Malaysia Open Super 1000 dan India Open Super 750.
Putri sendiri belum pernah menang dalam delapan pertemuan dengan An Se-young.
Bisa dimaklumi apabila salah satu ambisinya adalah memecah kebuntuan dengan kemenangan perdana atas rivalnya sejak junior itu.
An Se-young sendiri lebih dulu harus melewati adangan wakil Taiwan, Lin Hsiang Ti.
"Bila bertemu An Se Young pastinya saya ingin bermain nothing to lose, pasti juga penasaran karena sudah banyak ketemu saya hanya bisa mengambil satu gim."
"Saya tidak mau banyak berpikir, yang penting sebelum shuttlecock jatuh harus dikejar," tukas Putri KW menutup.