Gareth Bale Blak-blakan, Ungkap Alasan Pernah Tolak Tawaran Man United
Bonifasius Anggit Putra Pratama March 06, 2026 12:33 AM

TWITTER.COM/ULTRA_SURISTIC
Eks winger Real Madrid, Gareth Bale, mengaku pernah didekati oleh Manchester United.

BOLASPORT.COM - Eks winger Real Madrid, Gareth Bale, memberikan pernyataan secara gamblang bahwa dirinya pernah menolak tawaran dari Man United.

Bale pernah memecahkan rekor transfer dunia pada musim panas 2013.

Saat itu Madrid menebusnya dari Tottenham Hotspur senilai 101 juta euro atau setara Rp1,96 triliun.

Perekrutan Gareth Bale melampaui rekor pembelian Madrid sebelumnya, yakni saat memboyong Cristiano Ronaldo dari Manchester United.

Bale sendiri meneken kontrak 6 tahun dengan El Real dan menjadi pemain termahal di dunia saat itu.

Kedatangan Bale tersebut menjadi salah satu proyek galacticos jilid 2 yang dicanangkan oleh Florentino Perez.

Benar saja, pemain yang beralih posisi menjadi winger tersebut menjadi bagian dari kejayaan Madrid selama 9 tahun bernaung.

Gareth Bale berhasil mempersembahkan 3 gelar Liga Spanyol, 5 trofi Liga Champions, 3 gelar Piala Super Eropa, 3 trofi Piala Dunia Antarklub, dan masing-masing satu gelar Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.

Ia pun turut masuk dalam buku sejarah klub karena prestasinya tersebut dan berhasil mengukir 256 penampilan dengan merengkuh 106 gol dan 68 asis.

Semua kesuksesan tersebut tidak lepas dari keputusannya untuk menerima pinangan Real Madrid pada 2013 silam.

Padahal Bale saat itu juga didekati serius oleh Man United.

Setan Merah diklaim memberi penawaran yang angkanya lebih dari Real Madrid tawarakan pada saat itu.

Dikutip dari The Overlap's Stick To Football, Bale mengaku sudah memiliki persetujuan dengan pemilik Spurs, Daniel Levy, untuk pergi.

Akan tetapi, Levy enggan melepas winger asal Wales tersebut ke Man United yang menjadi rival langsung di Liga Inggris.

Selain itu, meski sudah melakukan kontak dengan David Moyes yang menjadi pelatih Setan Merah saat itu, hati Gareth Bale sudah tertambat ke Real Madrid.

Itu juga tak lepas dengan keberadaan Luka Modric yang setahun sebelumnya sudah berseragam Los Blancos.

"Saya memang berbicara dengan United," ucap Bale.

"Mereka sebenarnya menawarkan lebih banyak daripada Real Madrid."

"Saya berbicara dengan David Moyes, tapi hatiku sudah tertuju pada Madrid."

"Saya sudah memiliki kesepakatan dengan Daniel Levy, lebih seperti kesepakatan gentlemen, dan jelas dia tidak ingin menjualku ke rival dan memperkuat tim lain."

"Levy membuatnya sulit, tapi dia tetap setia pada kata-katanya pada akhirnya."

"Saya tidak sampai ke bagian gaji dengan United, tapi mereka menawarkan lebih banyak uang untuk membeli saya."

"Setelah saya berbicara dengan Madrid, mereka menyisihkan nomor 11 dan berbicara dengan berbagai orang."

"Saya mengenal Modric, yang pindah ke sana tahun sebelumnya."

Paul Scholes (Kiri) saat berusaha mengejar Gareth Bale di sebuah pertandingan Liga Inggris musim 2012-2013.
TWITTER.COM/REALMADRIDPLACE
Paul Scholes (Kiri) saat berusaha mengejar Gareth Bale di sebuah pertandingan Liga Inggris musim 2012-2013.

"Yang tentu saja membantu saya, mengetahui bahwa setidaknya saya punya seseorang yang bisa saya andalkan," pungkasnya.

Gareth Bale diketahui sempat kembali ke Inggris kala menjalani masa peminjaman semusim ke Tottenham pada 2021-2022.

Ia lantas dilepas secara cuma-cuma oleh Real Madrid pada musim panas 2022 ke klub MLS, LAFC.

Di sana Bale hanya bermain selama 7 bulan karena pada 9 Januari 2023 memutuskan untuk pensiun dari sepak bola di usinya yang belum genap 33 tahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.