TRIBUN-MEDAN.com - Jadwal Liga Italia Serie A menyajikan duel seru AC Milan vs Inter Milan.
Laga Derbi AC Milan vs Inter berlangsung di giornata 28 di San Siro.
Inter saat ini memuncaki klasemen sementara Liga Italia.
Sementara rivalnya AC Milan di posisi runner up.
Hasil pertarungan amat penting bagi kedua tim.




















Pertandingan Kick-off AC Milan vs Inter Milan digelar Senin (9/3/2026).
Kesempatan AC Milan meraih gelar Scudetto Serie A Liga Italia musim ini memasuki fase akhir jelang derby Della Madonnina melawan Inter pada
AC Milan kini berjarak 10 poin dengan Inter, dan jika kalah menjadi 13 poin dari 10 laga yang tersisa.
Itu sudah cukup menggambarkan ke mana arah Scudetto akan berlabuh.
Menurut Analyst Opta, peluang Inter memenangkan Scudetto musim ini mencapai 97,4 persen, sementara AC Milan hanya 2,1 persen.
Peluang itu bisa berubah jika Rossoneri bisa memenangkan pertandingan seperti leg pertama musim ini atas Nerazzurri.
Cukup dengan skor 1-0 untuk memastikan 3 poin sekaligus memangkas jarak di klasemen.
Persaingan Scudetto musim ini tampaknya mengerucut kepada dua tim kota Milan. Roma, Napoli, dan Juventus yang sempat bersaing ketat pada periode November lalu kini telah tertinggal jauh dari pemuncak klasemen.
Napoli yang duduk di peringkat 3 selisih 13 poin dengan Inter, sementara Roma terpaut 16 poin dari Nerazzuri. Juventus (6) lebih jauh lagi dengan jarak 20 poin.
Berikut prediksi yang bisa menentukan alur persaingan Scudetto dari pertandingan derby Della Madonnina besok:
Kemenangan menjadi harga mati yang harus diraih anak asuh Allegri jika ingin menjaga peluang meraih Scudetto musim ini.
Permasalahannya, Milan terlalu sering meraih hasil imbang di musim ini. Jumlahnya mencapai 9 hingga matchday 28.
Sementara Inter hanya menelan sekali hasil imbang.
Ketimpangan itu yang membuat selisih poin di klasemen Liga Italia cukup jauh.
Ketidakmampuan Milan untuk membalikkan keadaan dalam pertandingan ketat telah membuat mereka kehilangan 18 poin dari 9 hasil imbang tersebut.
Milan telah memenangkan empat dari enam derby Della Madonnina terkahir, dan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan melawan Inter di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak rekor 10 kemenangan beruntun antara November 2002 sampai April 2005.
Momentum tersebut bisa menjadi motivasi Rossoneri untuk meraih kemenangan atas Inter.
Derbi terakhir pada November lalu, Mike Maignan keluar sebagai pahlawan Rossoneri.
Ia melakukan enam penyelamatan, termasuk dengan menepis penalti Calhanoglu.
Kiper asal Prancis itu telah kebobolan 20 gol dari 29,2 expected goals on target (xGOT) musim ini, jumlah paling sedikit kedua bersama Como setelah Roma. Sementara Inter kebobolan 21 gol.
Dengan xGOT di atas, Maignan tercatat sebagai kiper yang melakukan save terbanyak di Liga Italia.
Ia akan menghadapi Inter, tim asuhan Chivu yang paling produktif di Liga Italia (64 gol), dan juga tim yang paling sering melepaskan tembakan ke gawang lawan.
Pada derbi pertama musim ini, Inter melapaskan 20 tembakan, jumlah terbanyak yang pernah mereka lakukan tanpa mencetak gol sejak musim 2004/2005.
Tanpa Lautaro Martinez, pencetak gol terbanyak Inter musim ini dengan kolksi 14 gol yang absen karena cedera betis, jumlah tersebut bisa menurun pada derbi nanti.
Pencetak gol terbanyak Inter, Lautaro Martinez boleh absen, tetapi Chivu masih memiliki Federico Dimarco. Pemain yang mencetak peluang terbanyak untuk Inter.
Dimarco terlibat dalam 20 gol di Liga Italia musim ini, 14 di antaranya adalah assist.
Jumlah tersebut dua kali lebih banyak daripada pemain lainnya.
Satu-satunya bek yang mencatatkan keterlibatan gol sebanyak itu dalam satu musim Liga Italia sejak menjadi 20 tim (tahun 2004) adalah mantan pemain Milan, Massimo Oddo.
Pada musim 2005/2006, menghasilkan 20 keterlibatan gol, 7 gol dan 13 assist saat bermain untuk Lazio.
Musim ini, Dimarco telah menciptakan setidaknya 19 peluang lebih banyak dari pemain Liga Italia lainnya. Jumlahnya mencapai 74 peluang, 28 di antaranya adalah peluang besar yang dapat dikonversikan menjadi gol.
Lagi-lagi, jumlahnya dua kali lipat dari pemain lainnya. Bahkan enam kali lebih banyak daripada pemain lain dari lima liga top Eropa.
Pemain berusia 28 tahun itu tak terbendung dalam enam pertandingan terakhir Inter sebelum derbi Della Madonnina.
Oleh sebab itu, Allegri harus mencari cara untuk mengehentikan Dimarco yang mempunya pengaruh besar dari sisi kiri Inter.
Milan melakukan itu pada leg pertama lalu, di mana Dimarco hanya berhasil menciptakan satu peluang. Jika cara ini berhasil akan menambah besar peluang Milan memenangkan pertandingan.
Baca juga: Klasemen Terkini Liga Inggris, Arsenal Menang, Manchester City Imbang, Aston Villa 1-4 Chelsea
Baca juga: Isi Surat Satlantas Minta THR ke Pengusaha Kini Didalami Kapolres, Surat Resmi atau Tidak?
Sumber: /tribunnews.com