Identitas Korban Mutilasi Ketewel Terungkap, Hasil DNA Identik dengan WNA Ukraina yang Diculik
Ida Ayu Suryantini Putri March 06, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI. COM, DENPASAR - Teka-teki mengenai identitas potongan tubuh manusia yang ditemukan di Muara Sungai Wos Teben atau pesisir Ketewel, Gianyar beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang. 

Kepolisian Daerah (Polda) Bali secara resmi mengonfirmasi bahwa hasil uji DNA menunjukkan kecocokan mutlak dengan identitas seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina Ihor Komarov (28) yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban penculikan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Penculikan WN Ukraina di Bali, DNA Ibu Cocok dengan Sampel Darah di Lokasi Penyekapan

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, memaparkan mengenai perkembangan signifikan dari hasil kerja keras tim Polda Bali bersama Laboratorium Forensik (Labfor). 

Ia menjelaskan bahwa kepastian identitas ini didapatkan setelah melalui serangkaian proses identifikasi yang panjang dan melibatkan kerja sama lintas negara dengan pencocokan DNA ibu korban. 

“Kami merilis hasil perkembangan dari tindak lanjut penemuan potongan tubuh korban mutilasi yang kita temukan di Pantai Ketewel beberapa waktu yang lalu," kata Kombes Pol Ariasandy di Mapolda Bali, pada Jumat 6 Maret 2026.

Baca juga: KRONOLOGI Kasus Penculikan WNA Ukraina di Bali dan Misteri Penemuan Potongan Tubuh di Gianyar

Seperti diketahui, potongan tubuh tersebut sebelumnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr IGNG Ngoerah untuk dilaksanakan autopsi serta pengambilan sampel jaringan tubuh untuk tes DNA. 

Titik balik pengungkapan kasus ini bermula ketika penyidik berhasil mendapatkan sampel DNA dari ibu kandung korban yang berada di Ukraina. 

Proses pengambilan sampel dilakukan di negara asal korban pada 25 Februari 2024, dan hasilnya diterima oleh tim penyidik Polda Bali pada 26 Februari 2026 untuk dijadikan pembanding utama.

Baca juga: KASUS Penculikan WNA Ukraina di Kuta Selatan, Polda Bali Selidiki & Periksa 10 Saksi dan Buru Pelaku

Kemudian Bidlabfor telah menerima enam jenis sampel bagian tubuh hasil autopsi dari RS Ngoerah. 

Sampel tersebut meliputi gigi geraham, tulang selangka, potongan tulang paha atau femur, tulang iga, tulang jari kaki, hingga potongan tulang kering. 

Seluruh bagian tubuh ini diperiksa secara intensif di Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri pada 3 Maret, lalu pada 5 Maret 2026 hasil diterima Polda Bali. 

“Dari hasil yang didapat, kemudian kita bandingkan dengan DNA yang kita temukan di mobil yang digunakan para terduga pelaku atau tersangka ini, serta DNA yang ditemukan di salah satu vila di daerah Tabanan. Hasilnya, semuanya cocok dan sesuai,” tegasnya.

Secara ilmiah, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan bahwa potongan-potongan tubuh yang sebelumnya berstatus 'Mister X' tersebut terbukti berasal dari individu laki-laki dengan kromosom XY. 

Hasil analisis laboratorium menunjukkan profil DNA pada tulang-tulang tersebut identik dengan jejak darah yang ditemukan di dalam mobil Avanza hitam dengan nomor polisi DK 1373 FAF, serta profil darah di Vila Summer yang berlokasi di Desa Pangkung, Tabanan.

Dugaan keterkaitan antara penemuan tubuh di Ketewel dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Tabanan kini tidak lagi menjadi spekulasi. 

Perbandingan antara profil DNA ibu korban dengan seluruh sampel yang ditemukan di lapangan menunjukkan hasil yang sangat akurat secara medis dan hukum.

“Perbandingan hasil profil DNA tersebut menyimpulkan bahwa alel maternal dari profil DNA ibu korban cocok dengan alel maternal dari profil DNA darah di mobil Avanza, Vila Summer, dan keenam sampel tulang. 

"Berdasarkan perhitungan indeks maternitas, probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen,” ungkap Ariasandy menegaskan. 

Dengan angka probabilitas yang nyaris sempurna tersebut, pihak kepolisian kini memiliki landasan kuat untuk melanjutkan proses hukum terhadap para pelaku. 

Kombes Pol Ariasandy memberikan penegasan saat menjawab pertanyaan awak media mengenai status kewarganegaraan korban.

“Bisa kita simpulkan bahwa potongan tubuh yang kita temukan di Ketewel adalah sama dengan korban yang dilaporkan diculik beberapa waktu lalu."

"Dipastikan korban adalah warga negara asing, warga negara Ukraina,” pungkasnya. (*) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.