Seteru Anak Lawan Ayah Gara-gara Pengin Punya Vespa Berakhir Damai
Wahyu Widiyantoro March 06, 2026 02:04 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kasus dugaan kekerasan yang dilakukan seorang pemuda terhadap ayah kandungnya lantaran permintaan Vespa tidak dipenuhi akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. 

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (5/3/2026) tersebut ditangani melalui mediasi di Mapolsek Sakra Barat setelah pelaku diamankan aparat.

Pelaku berinisial MRE (19), warga Desa Tanak Kaken, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, dilaporkan melakukan tindakan kekerasan terhadap korban yang tak lain adalah ayahnya sendiri, MNB (57). 

Insiden berlangsung sekitar pukul 15.30 Wita dipicu rasa kesal karena keinginan pelaku untuk memiliki sepeda motor Vespa tidak terpenuhi.

Baca juga: Anak 8 Tahun Tewas Tenggelam saat Berenang di Embung Raja Lombok Timur

"Kami mengamankan yang bersangkutan di lokasi kejadian dan membawanya ke kantor polisi," ungkap Kapolsek Sakra Barat, Ipda Muhammad Anhar, Kamis (5/3/2026).

Penyelesaian perkara dilakukan melalui pendekatan restorative justice. 

Pihak keluarga, terutama korban, telah memaafkan perbuatan anaknya dengan lapang dada. 

Pelaku pun mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalan mendalam atas tindakannya.

"Proses damai telah tercapai, keduanya saling memaafkan dan laporan resmi dari orang tua selaku korban dicabut," jelas Anhar.

Anhar menambahkan bahwa pelaku berjanji akan lebih bijaksana dalam bertindak ke depannya, sementara korban menerima permintaan maaf anaknya dengan ikhlas. 

"Peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak bertindak di luar batas," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.