SURYA.co.id, BANYUWANGI - Poli eksekutif RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, resmi diluncurkan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (6/3/2026).
Layanan rawat jalan premium ini menghadirkan 19 dokter spesialis dengan sistem berbasis perjanjian, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan sesuai jadwal tanpa harus antre panjang seperti di poli reguler.
Poli eksekutif melengkapi layanan-layanan lain yang sudah ada di rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi itu.
Meski demikian, Ipuk menekankan agar keberadaan poli eksekutif tidak menghilangkan peran para tenaga medis di poli umum maupun layanan regular lainnya.
"Pelayanan di Rumah Sakit Blambangan, baik untuk layanan reguler maupun eksekutif, harus tetap sama dari segi kualitas. Perbedaannya hanya pada sistem layanan saja," ujar Ipuk kepada SURYA.co.id, Jumat (6/3/2026).
Sistem yang ia maksud, yakni pasien harus mengantre bersama pasien lain untuk mendapat layanan di poli regular.
Hal tersebut karena jumlah pasien yang mendaftar di layanan legular terbilang banyak.
Sementara pada layanan poli eksekutif, pasien bisa datang ke rumah sakit berdasarkan jadwal yang telah diatur sehelumnya.
"Itulah sebabnya disebut layanan eksekutif, karena berbasis perjanjian dan privasi pasien lebih terjaga. Kalau dari sisi pelayanan, saya minta tidak ada perbedaan. Keramahan, empati, dan kualitas pelayanan harus tetap harus sama," sambung Ipuk.
Plt Direktur RSUD Blambangan Siti Asiyah Anggraini menjelaskan, layanan poli eksekutif bertempat di lantai dasar Gedung VVIP dr Imanoedin.
Terdapat empat ruangan yang menjadi tempat pelayanan poli eksekutif.
Masing-masing memiliki fasilitas sesuai dengan spesialisasinya.
"Nantinya para dokter spesialis akan bertugas pada hari dan jam tertentu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," ujarnya.
Asiyah menjelaskan, poli eksekutif memiliki 19 dokter spesialis.
Kecuali dokter gigi, seluruh layanan spesialis di RSUD Blambangan tersedia di poli eksekutif.
Menurutnya, poli eksekutif sepenuhnya menggunakan layanan digital.
Pasien bisa mendaftar melalui melalui pesan WhatsApp.
Pasien juga bisa memilih dokter spesialis yang diinginkan.
Setelah itu, sistem akan mengatur hari dan jam pasien bisa datang ke rumah sakit.