TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kebersihan lorong memang merupakan fokus dari Rosnah Banda sebagai Ketua RT 003 RW 002 Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.
Selain giat membersihkan lorong setiap pagi hari, bahkan sebelum warga membuka pintu rumahnya, perempuan 61 tahun itu juga memperhatikan ketersediaan fasilitas kebersihan di lorong yang ditempati 22 rumah tersebut.
Bersama suaminya, Topo Sukasmo (61), ia membuat keranjang sampah yang terbuat dari besi dan kawat.
Keranjang sampah tersebut berbentuk persegi panjang dengan kawat yang mengelilingi bagian badan keranjang.
Rosnah mengatakan pembuatan keranjang sampah tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama.
"Kalau bikin begini, bapak bisa selesaikan cukup satu hari saja," jelas Rosnah kepada Tribun-Timur.com, Jumat (6/3/2026).
Rosnah pun memuji suaminya yang menurutnya cukup kreatif dalam membuat berbagai barang yang bermanfaat bagi lingkungan.
"Banyak tahu bapak itu," ucapnya.
Keranjang sampah tersebut kini disimpan di depan rumah warga di lorong tersebut.
Ia menuturkan, keberadaan keranjang sampah itu menjadi pemantik bagi warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Warga atau anak-anak kalau ada sampah plastiknya, dia bawa terus buang di keranjang sampah," ucapnya.
Menurut Rosnah, sampah yang tersimpan di keranjang tersebut kemudian akan diangkut oleh petugas kebersihan yang setiap hari masuk ke lorongnya.
Dengan adanya tempat sampah tersebut, pengelolaan sampah di lorong menjadi lebih tertata.
"Kalau ada tempat sampah begini, jadi lebih tertata dan teratur," ucapnya.(*)