Dishub Riau Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi 17–18 Maret
Muhammad Ridho March 06, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau mulai memetakan potensi pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan perkiraan yang disusun dari kalender libur nasional dan cuti bersama, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada pertengahan Maret.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Ongki Hertawan, mengatakan pola libur panjang tahun ini akan memengaruhi waktu keberangkatan masyarakat untuk mudik.

“Berdasarkan pola libur yang sudah ditetapkan pemerintah, kami memperkirakan fase arus mudik akan dimulai pada 13 hingga 20 Maret 2026,” ujar Ongki Hertawan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, puncak arus mudik pertama diprediksi terjadi pada Selasa malam, 17 Maret 2026, hingga Rabu pagi, 18 Maret 2026. Waktu tersebut diperkirakan menjadi momen masyarakat mulai meninggalkan kota menuju kampung halaman.

Menurut Ongki, lonjakan ini dipengaruhi dimulainya rangkaian libur panjang yang diawali dengan cuti bersama Hari Raya Nyepi pada 18 Maret.

“Karena libur panjang sudah dimulai dari Rabu, banyak masyarakat yang kemungkinan akan berangkat lebih awal pada Selasa malam atau Rabu pagi,” jelasnya.

Selain itu, Dishub Riau juga memprediksi puncak arus mudik kedua akan terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026.

Gelombang ini diperkirakan berasal dari masyarakat yang baru bisa memulai perjalanan mudik menjelang akhir pekan.

“Gelombang kedua biasanya berasal dari pekerja yang masih harus menyelesaikan aktivitas hingga akhir pekan, sehingga mereka baru bisa berangkat pada Jumat,” kata Ongki.

Sementara itu, untuk fase arus balik Lebaran diperkirakan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026. Dishub memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Senin, 23 Maret dan Selasa, 24 Maret 2026, seiring berakhirnya masa cuti bersama.

“Mayoritas masyarakat diperkirakan akan kembali ke kota pada Senin dan Selasa karena masa cuti bersama sudah berakhir,” ujarnya.

Namun demikian, Dishub juga memprediksi masih akan ada gelombang arus balik kedua pada Minggu, 29 Maret 2026, terutama bagi masyarakat yang memperpanjang libur hingga akhir pekan berikutnya.

“Biasanya ada juga masyarakat yang mengambil tambahan libur atau memanfaatkan akhir pekan berikutnya, sehingga arus balik masih akan terjadi sampai Minggu, 29 Maret,” jelas Ongki.

Ia menambahkan, Dishub Provinsi Riau bersama instansi terkait akan terus melakukan persiapan menghadapi masa angkutan Lebaran, termasuk pengawasan angkutan umum, kesiapan terminal, serta koordinasi dengan aparat keamanan.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pelayanan transportasi selama angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya. 

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.