Setahun Jalani Penahanan, Nikita Mirzani Diduga Alami Kerugian Lebih Rp200 Miliar
Evan Saputra March 06, 2026 11:20 PM

 

POS BELITUNG -- Kasus hukum yang menjerat artis sekaligus pengusaha Nikita Mirzani terus menjadi sorotan publik.

Sudah genap satu tahun ia menjalani masa penahanan terkait dugaan kasus pemerasan yang bermula dari komunikasinya dengan Reza Gladys.

Selama berada di balik jeruji besi, berbagai aktivitas profesional Nikita Mirzani disebut terhenti sepenuhnya.

Baca juga: Kebutuhan Sapi Potong Idul Fitri 1447 Hijriah di Belitung Diprediksi Sama dengan Tahun Lalu

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kariernya di dunia hiburan, tetapi juga memengaruhi berbagai bisnis dan kerja sama komersial yang sebelumnya telah berjalan.

Akibat terhentinya aktivitas tersebut, kerugian yang dialami Nikita Mirzani disebut sangat besar.

Kuasa hukumnya, Galih Rakasiwi, menyebut nilai kerugian yang dialami kliennya bahkan bisa mencapai angka fantastis hingga ratusan miliar rupiah.

Menurut Galih, perhitungan kerugian itu berasal dari sejumlah kontrak kerja dan sumber pendapatan yang seharusnya tetap berjalan apabila Nikita tidak menjalani masa penahanan. Ia menegaskan bahwa selama ini kliennya memiliki banyak pekerjaan dengan nilai kontrak yang tidak kecil.

"Untuk total kerugian ya kalau dihitung luar biasa ya. Secara bukti-bukti yang kami hadirlan kemarin itu, pada saat pembuktian daripada para pengguggat itu ada beberapa penghasilan yang pernah disampaikan pleh rekan kami sebelumnya,"

Galih menegaskan bahwa angka kerugian tersebut bukan sekadar klaim tanpa dasar.

Ia menyebut pihaknya telah menyertakan berbagai bukti dalam proses persidangan, termasuk kontrak kerja sama dengan sejumlah brand yang menjadikan Nikita sebagai brand ambassador.

Menurutnya, hanya dari satu kontrak brand ambassador saja, nilai yang diterima Nikita bisa mencapai miliaran rupiah dalam satu tahun.

"Untuk brand ambasador aja setahun 4 Milliar ya, belum yang hariannya, atau misalkan belum yang bulanannya. Ya kalau di total-total sampai dengan sekarang bisa lebih dari 200 Miliar," ujarnya.

Lebih lanjut, Galih menjelaskan bahwa sumber penghasilan Nikita Mirzani tidak hanya berasal dari satu jenis pekerjaan.

Selain kontrak tahunan, masih ada berbagai pekerjaan lain yang memberikan pemasukan secara rutin, baik harian maupun bulanan.

Semua sumber pendapatan tersebut otomatis terhenti sejak Nikita menjalani masa penahanan. Hal itulah yang menurutnya menjadi dasar perhitungan kerugian yang cukup besar.

"Untuk kerugian-kerugian tadi jika di taksir bisa jadi lebih dari 200 Miliar. Tapi kan kita fokus pada gugatan kita itu sesuai dengan apa yang kami gugat. Jadi istilahnya kami yang menggugat, kami yang membuktikan," katanya.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya siap membuktikan seluruh klaim kerugian tersebut di hadapan majelis hakim melalui bukti-bukti yang telah diajukan dalam persidangan.

"Kami kerugiannya 200 Miliar ya kami buktikan. 200 Miliar itu apa buktinya? Ya itu bukti-bukti kemarin, brand ambasador, terus endorse, dan lain sebagainya,"

Galih menambahkan bahwa waktu kerja seorang figur publik seperti Nikita Mirzani memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Bahkan pekerjaan dengan durasi singkat sekalipun bisa menghasilkan nilai yang besar.

"Walaupun dia ada pekerjaan 1 jam, itu kan berharga bagi beliau. Nah yang perlu saya garis bawahi yang dirugikan disini sebenarnya tuh siapa," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Galih juga menanggapi klaim kerugian dari pihak Reza Gladys yang disebut mencapai Rp300 miliar. Ia menegaskan bahwa klaim tersebut harus dapat dibuktikan secara jelas di pengadilan.

"Merekan kan recompense katanya rugi, rugi sampai dengan 300 Miliar. Buktikan dong 300 miliar itu," tegasnya.

Ia kembali menekankan bahwa justru pihak Nikita Mirzani yang mengalami kerugian besar selama kliennya menjalani masa penahanan.

"Nah sementara yang dirugikan disini kan klien kami, sudah jelaskan. Masyarakat Indonesia juga sudah liat, klien kami sekarang ini kan ada ditahanan," tambahnya.

Menurut Galih, masyarakat pun dapat menilai sendiri besarnya kerugian tersebut jika melihat potensi penghasilan harian Nikita Mirzani yang selama ini dikenal cukup besar di dunia hiburan dan bisnis.

"Rugi tidak bisa menghasilkan, jika dinilai dengan penghasilannya sehari saja kan luar biasa. Itu bisa dinilai masing-masing aja seperti itu," pungkasnya.

(Tribunnews/Grid.ID/Pos Belitung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.