Grid.ID - Dokter Samira alias Doktif ungkap rasa syukurnya usai Richard Lee resmi ditahan oleh pihak kepolisian atas kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk kecantikan. Ya, Richard Lee resmi ditahan di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026).
Usai Richard Lee ditahan, Doktif pun langsung mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyebut bahwa penahanan ini terasa sebagai jawaban atas perjuangan panjang yang telah ia lalui selama ini.
Menurut Doktif, momen ini terasa sangat spesial karena terjadi di bulan yang dianggap penuh berkah oleh umat Islam, yaitu Ramadan. Ia mengungkapkan bahwa segala proses yang terjadi saat ini membuatnya merasa lega setelah sekian lama menghadapi konflik dan perdebatan yang melibatkan dirinya dan pihak yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Pertama kali Doktif ucapin Alhamdulillah wa syukurillah kepada Allah SWT, karena di bulan yang penuh dengan berkah, bulan Ramadan, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya," ujar Doktif di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) malam.
Ia juga mengakui bahwa perjalanan menghadapi persoalan tersebut bukanlah hal yang mudah. Dalam pernyataannya, Doktif menggambarkan bagaimana panjang dan melelahkannya proses yang ia jalani dalam menghadapi sosok yang kini ditahan tersebut.
"Cukup lelah melawan manusia satu ini. Tapi hari ini rasanya seperti plong banget," katanya.
Lebih lanjut, Doktif juga menilai bahwa perkembangan kasus ini bukan hanya menjadi jawaban bagi dirinya secara pribadi, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia yang selama ini mengikuti polemik tersebut.
Ia menyebut bahwa banyak masyarakat yang merasa dirugikan oleh berbagai pernyataan yang dianggapnya tidak benar. Oleh karena itu, menurutnya, langkah hukum yang terjadi saat ini menjadi bentuk klarifikasi sekaligus jawaban atas berbagai pertanyaan publik selama ini.
"Masyarakat Indonesia yang selama ini menjadi korban dari segala kebohongan, segala tipu daya ucapan dari tersangka DRL akhirnya mendapatkan jawabannya," tutur Doktif.
Di tengah suasana yang menurutnya penuh kelegaan, Doktif juga mengungkapkan rencananya untuk mengadakan acara syukuran. Namun, alih-alih membuat perayaan besar, ia memilih untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
Doktif menyampaikan bahwa dirinya berencana menggelar acara buka puasa bersama serta syukuran dengan anak-anak panti asuhan dan juga teman-teman penyandang disabilitas, khususnya tuna netra.
"Jadi alhamdulillah terima kasih, insya Allah besok Doktif akan syukuran," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan diisi dengan acara buka puasa bersama, yang menjadi tradisi umum selama bulan Ramadan di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan bertujuan untuk menunjukkan sesuatu kepada publik, melainkan sebagai bentuk rasa syukur atas apa yang ia rasakan saat ini.
"Kita buka bersama insya Allah besok kita syukuran bersama juga dengan teman-teman tuna netra, teman-teman panti asuhan yang sebenarnya Doktif enggak pengen show off," ungkapnya.
Sebagai informasi, Richard Lee mulai ditahan sekitar pukul 21.50 WIB di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Menurut kepolisian, salah satu alasan utama penahanan adalah sikap Richard Lee yang dianggap tidak kooperatif selama proses penyidikan. Penyidik mencatat bahwa Richard tidak hadir dalam pemeriksaan tambahan yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026.