TRIBUNWOW.COM - Pemain Persib Bandung, Frans Putros dan Layvin Kurzawa, berpotensi menjadi target Malut United karena kontraknya segera berakhir.
Malut United akan untung besar jika berhasil memboyong Frans Putros. Pemain ini dikenal sebagai bek multiposisi yang bisa dimainkan di empat posisi berbeda yakni bek kanan, bek kiri, gelandang tengah, dan gelandang bertahan.
Pengalaman Frans Putros di Timnas Irak, juga statistiknya bersama Persib Bandung cukup berkesan. Ia menciptakan 2 gol di 26 pertandingan dengan catatan 2036 menit.
Selain itu, Malut United bisa menaikkan pamor klub dengan mendatangkan Layvin Kurzawa.
Mantan pemain PSG ini bisa dijadikan panutan pemain muda Malut United dari pengalamannya bermain di kancah Eropa.
Baca juga: Sinyal Persib Bandung Digembosi: 5 Kontrak segera Expired, 2 Potensi Dibajak Jilid 2 Malut United?
Mengenal Frans Putros
Dikutip dari Transfermarkt, Frans Putros lahir pada 14 Juli 1993 di Aarhus, Denmark dan memiliki dua kewarganegaraan yaitu Irak dan Denmark.
Berpostur tinggi 1,81 m, Frans Putros bermain sebagai bek. Posisi utama bek tengah, dan posisi lain bek kanan atau gelandang bertahan serta menggunakan kaki kanan sebagai dominannya.
Ia mulai merintis karier di dunia sepak bola dengan bergabung pada klub Aarhus GF Youth kemudian melanjutkannya ke AGF/Viby IF U19.
Sebelum menjadi pemain Persib Bandung pada 16 Juli 2025, ia bermain di klub asal Thailand, Port FC.Didatangkan sejak 16 Juli 2025,torehan statistik Frans Putros bersama Persib Bandung yaitu 26 pertandingan, 2 gol, 0 asist, 6 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 2.036 menit bermain.
Profil Frans Putros
Nama di negara asal: Frans Dhia Jirjis Haddad
Tanggal lahir/umur: 14 Jul 1993 (32)
Tempat kelahiran: Aarhus Denmark
Tinggi badan: 1,81 meter
Kewarganegaraan: Irak, Denmark
Posisi: Bek Tengah
Kaki dominan: Kanan
Agen pemain: KickGlobal
Klub Saat Ini: Persib Bandung
Bergabung: 16 Jul 2025
Kontrak berakhir: 31 Mei 2026
Baca juga: Hilal Terkini Prediksi Juara Liga 1 & Poin Akhirnya Versi ChatGPT: Persib, Persija, atau Borneo FC?
Statistik Berdasarkan Klub
Port FC: 93 pertandingan, 5 gol, 7 asist, 21 kartu kuning, 0 kartu merah, dan 7.723 menit bermain.
FC Fredericia: 65 pertandingan, 18 gol, 1 asist, 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 5.772 menit bermain.
Fiborg FF: 59 pertandingan, 1 gol, 2 asist, 13 kartu kuning, 0 kartu merah, dan 3.556 menit bermain.
Hobro IK: 43 pertandingan, 1 gol, 0 asist, 7 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 2.868 menit bermain.
Persib Bandung: 26 pertandingan, 2 gol, 0 asist, 6 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 2.036 menit bermain.
Mengenal Layvin Kurzawa
Dikutip dari Transfermarkt, Layvin Kurzawa lahir pada 4 September 1992 di Frejus, Prancis dan berkewarganegaraan Prancis.
Berpostur tinggi 1,82 m, Layvin Kurzawa bermain sebagai bek, posisi utama bek kiri dan posisi lain sebagai gelandang kiri serta menggunakan kaki kiri sebagai dominannya.
Ia mulai merintis karier di dunia sepak bola dengan bergabung pada klub Aix FC Jugend kemudian melanjutkannya ke AS Monaco U17.
Layvin Kurzawa merupakan mantan pemain Paris Saint-Germain dan Fulham FC.
Sebelum menjadi pemain Persib Bandung pada 25 Januari 2026, ia berstatus bebas transfer setelah kontrak terakhirnya bersama Boavista.
Didatangkan sejak 25 Januari 2026, torehan statistik Layvin Kurzawa bersama Persib Bandung yaitu 3 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 0 kartu merah, dan 69 menit bermain.
Baca juga: Sinyal Transfer Grade A Prime Persib Bandung Musim Depan: Progress Makin Naik, Bobotoh Minta 1 Nama
Profil Layvin Kurzawa
Nama di negara asal: Layvin Marc Kurzawa
Tanggal lahir/umur: 4 Sep 1992 (33)
Tempat kelahiran: Frejus Prancis
Tinggi: 1,82 meter
Kewarganegaraan: Prancis, Guadeloupe
Posisi: Bek-Kiri
Kaki dominan: kiri
Agen pemain: Wasserman
Klub saat ini: Persib Bandung
Bergabung: 25 Jan 2026
Kontrak berakhir: 31 Mei 2026
Pilihan kontrak: Kontrak hingga akhir musim
Statistik Berdasarkan Klub
Paris Saint-Germain: 154 pertandingan, 14 gol, 23 asist, 25 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.144 menit bermain.
AS Monaco: 97 pertandingan, 9 gol, 9 asist, 7 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 7.798 menit bermain.
Fulham FC: 6 pertandingan, 2 gol, 1 asist, 2 kartu kuning, 0 kartu merah, dan 392 menit bermain.
Boavista FC: 4 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 0 kartu merah, dan 170 menit bermain.
Persib Bandung: 3 pertandingan, 0 gol, 0 asist, kartu kuning, 0 kartu merah, dan 69 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Rizki Pangestu)