Kebakaran di Ruang Loket Pendaftaran RSUD Caruban Madiun, Api Sempat Membumbung Tinggi
Sudarma Adi March 07, 2026 05:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Petugas RSUD Caruban dibuat panik lantaran muncul kobaran api, di ruang loket pendaftaran poli rawat jalan, Sabtu pagi (7/3/2026).

Para staf rumah sakit datang ke lokasi sambil membawa alat pemadam api ringan, untuk memadamkan api yang mulai membesar dari meja komputer.

Kejadian kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh Petugas Kebersihan Taman RSUD Caruban, Mariyanto.

Baca juga: Diduga Lupa Matikan Tungku, Dapur Rumah Warga Madiun Ludes Terbakar hingga Menjalar ke Kandang Sapi

Api Sempat Membumbung Tinggi

Saat itu ia sedang membersihkan rumput di sekitar area taman dekat loket pendaftaran.

“Awalnya muncul kepulan asap keluar dari celah jendela bagian barat ruangan loket, yang dalam kondisi tertutup,” ungkap Mariyanto.

Melihat kondisi tidak wajar, Mariyanto meminta rekan sejawatnya melapor ke satpam.

Dirinya juga ikut membantu proses pemadaman, dengan mengambil air dari kolam di area taman menggunakan timba.

“Kurang lebih sekitar 15 menit sampai apinya padam. Titik api diduga berasal dari komputer yang berada di meja loket pendaftaran. Kobaran api sempat membumbung hingga sekitar satu setengah meter,” bebernya.

Meski demikian, kobaran api tidak sampai merambat ke bagian ruangan lain.

Menurutnya saat kejadian, ruang pelayanan tersebut dalam keadaan kosong karena layanan rawat jalan tidak beroperasi pada hari Sabtu.

Dirut RSUD Caruban drg Farid Amirudin menambahkan, ketika terjadi kebakaran sempat melapor ke Damkar Kabupaten Madiun.

Baca juga: Tingginya Angka ODGJ Pasung di Madiun, DPRD Minta Masyarakat Aktif Melapor: Masih Dianggap Aib

“Tidak ada korban jiwa ada beberapa komputer yang terbakar. Tapi bisa dipadamkan,” imbuhnya.

Pihaknya memastikan pelayanan tetap berjalan, dengan memakai ruangan lain supaya tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

“Nanti dialihkan ke ruang lain. Pelayanan tidak boleh terganggu. Ini masih penyelidikan Tim Inafis, diduga karena korslet listrik,” tandasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.