TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Polres Situbondo menggelar lomba lari cepat atau speed run 100 meter di depan Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah untuk memperebutkan Piala Kapolres Cup 2026.
Ajang tersebut digelar sebagai upaya kepolisian untuk menekan maraknya balap liar, terutama selama bulan Ramadan, yang kerap mengganggu ketertiban masyarakat dan pengguna jalan.
Selain sebagai langkah pencegahan, lomba ini juga menjadi sarana untuk mencari bibit atlet lari berbakat dari kalangan anak muda.
Meski sempat diguyur hujan lebat, antusiasme peserta tidak surut. Ratusan pelari tetap mengikuti perlombaan yang digelar di jalur utama depan Pendopo Situbondo.
Baca juga: Perahu Terbalik Dihantam Gelombang di Perairan Baluran, Nelayan Situbondo Selamat
Sebelum lomba dimulai, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie bersama Wakapolres dan Kasdim 0823 Situbondo juga turut memeriahkan acara dengan adu cepat lari sejauh sekitar 40 meter untuk menyemangati para peserta.
Salah satu peserta, Ahmad Zirullah Junaidi asal Kabupaten Jember, mengaku senang dengan adanya lomba resmi yang difasilitasi kepolisian tersebut.
“Kami merasa difasilitasi, sehingga tidak lagi ada balap liar atau balap lari liar,” ujarnya.
Ahmad mengatakan, persiapan yang ia lakukan untuk mengikuti lomba cukup sederhana, yakni dengan rutin berlatih untuk menjaga kondisi fisik.
“Dalam seminggu, saya berlatih tiga kali,” katanya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Situbondo 50 Pohon Tumbang dan Lebih 30 Rumah Warga Rusak
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menjelaskan, selama ini pihaknya sering mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan balap liar, baik balap sepeda motor maupun balap lari di jalan raya.
“Baik itu balapan liar sepeda motor maupun balap lari yang menutup jalan, sehingga mengganggu akses perjalanan warga,” kata Bayu.
Menurutnya, saat melakukan edukasi kepada masyarakat, banyak anak muda yang menyampaikan bahwa mereka membutuhkan wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga lari.
Baca juga: Rumah Nenek 90 Tahun di Situbondo Ambruk Diterjang Angin Kencang
Karena itu, Polres Situbondo akhirnya memfasilitasi kegiatan lomba lari secara resmi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Makanya akhirnya kami mengadakan balap lari ini secara resmi sehingga tidak mengganggu perjalanan warga lainnya,” ujarnya.
Bayu menambahkan, lomba tersebut juga bertujuan untuk menemukan potensi atlet lari dari Situbondo yang bisa dikembangkan lebih lanjut.
Baca juga: Polisi Situbondo Dipecat Usai Terbukti KDRT dan Paksa Istri Gugurkan Kandungan
“Insya Allah jika menang akan menjadi bibit unggul dan akan dipromosikan menjadi atlet profesional, minimal bisa mewakili Kabupaten Situbondo di ajang yang lebih tinggi,” katanya.
Sejauh ini, jumlah peserta yang terdaftar dalam lomba speed run tersebut mencapai sekitar 150 orang. Perlombaan masih bersifat terbuka tanpa klasifikasi usia untuk mengakomodasi lebih banyak peserta.
“Untuk sementara sifatnya umum, karena kalau diklasifikasi umur belum tentu pesertanya banyak,” tambahnya.