11 Provinsi KLB Campak, Kemenkes Ingatkan Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak Sebelum Mudik
Acos Abdul Qodir March 08, 2026 05:17 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan peringatan dini terkait risiko penularan penyakit campak menjelang musim mudik dan libur Lebaran 2026.

Kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul laporan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tersebar di 11 provinsi, mulai dari Sumatera Utara, Banten, Jawa Tengah, hingga Sulawesi Tengah.

Peningkatan mobilitas jutaan orang saat mudik dinilai menjadi celah besar penyebaran virus, terutama bagi anak-anak yang belum memiliki proteksi imunisasi lengkap.

"Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mencapai lebih dari sepuluh ribu kasus hingga minggu ke-8 tahun ini," ujar Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Andi Saguni, Minggu (8/3/2026).

Baca juga: Inggris Perkuat Pengawasan Peredaran Vape Melalui Pita Cukai Digital, Bisakah Diadopsi Indonesia?

Imunisasi Kejar di Jalur Mudik

Sebagai respons cepat, pemerintah menggelar program imunisasi kejar (Catch Up Campaign) di 102 kabupaten/kota sepanjang Maret 2026. 

Menariknya, layanan ini tidak hanya tersedia di Puskesmas, tetapi juga hadir di titik-titik strategis seperti:

  • Posyandu dan PAUD/TK.
  • Tempat ibadah.
  • Pos pelayanan mudik di jalur transportasi utama.
  • Orang tua diimbau segera mengecek buku kesehatan anak. Jika imunisasi belum lengkap, segera manfaatkan layanan gratis ini sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • "Imunisasi adalah perlindungan paling efektif. Jika anak sakit atau menunjukkan gejala, sebaiknya tunda perjalanan demi keselamatan bersama," tegas dr. Andi.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.