Rangkuman IPA Kelas 9 SMP/MTs Bab 6 Pewarisan Sifat dan Bioteknologi - Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi March 09, 2026 05:17 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini Rangkuman IPA Kelas 9 SMP/MTs Bab 6 Pewarisan Sifat dan Bioteknologi - Kurikulum Merdeka.

Bab 6 IPA Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka membahas dua topik penting dalam ilmu sains, yaitu pewarisan sifat pada makhluk hidup dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan manusia.

Materi ini membantu siswa memahami bagaimana sifat dapat diturunkan dari orang tua ke keturunannya serta bagaimana teknologi memanfaatkan makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang bermanfaat.

Dalam pembahasan pewarisan sifat, siswa mempelajari bahwa setiap makhluk hidup memiliki informasi genetik yang tersimpan di dalam gen dan kromosom.

Informasi tersebut menentukan berbagai ciri, seperti warna mata, bentuk rambut, hingga tinggi badan. Proses penurunan sifat ini dijelaskan melalui konsep dasar genetika yang pertama kali diteliti oleh Gregor Mendel melalui percobaannya pada tanaman kacang ercis.

Materi ini juga mengenalkan istilah penting seperti gen, kromosom, DNA, genotipe, dan fenotipe.

Genotipe berkaitan dengan susunan gen yang dimiliki individu, sedangkan fenotipe adalah sifat yang tampak secara fisik sebagai hasil dari ekspresi gen dan pengaruh lingkungan.

Selain itu, siswa mempelajari berbagai pola pewarisan sifat, misalnya persilangan monohibrid dan dihibrid yang menggambarkan bagaimana sifat tertentu dapat muncul pada keturunan berdasarkan kombinasi gen dari kedua induk.

Pemahaman ini membantu menjelaskan mengapa anggota keluarga bisa memiliki kemiripan tetapi tetap memiliki perbedaan.

Bagian kedua bab ini membahas bioteknologi, yaitu pemanfaatan makhluk hidup atau bagian dari makhluk hidup untuk menghasilkan produk yang berguna bagi manusia.

Contoh bioteknologi sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah proses fermentasi pada pembuatan makanan seperti tempe, yogurt, dan tape.

Selain bioteknologi konvensional, siswa juga dikenalkan pada bioteknologi modern yang memanfaatkan teknik rekayasa genetika.

Teknologi ini dapat digunakan untuk menghasilkan tanaman unggul, obat-obatan, hingga berbagai produk kesehatan yang bermanfaat bagi manusia.

Berikut Rangkuman IPA Kelas 9 SMP/MTs Bab 6 Pewarisan Sifat dan Bioteknologi - Kurikulum Merdeka.

1. Pewarisan Sifat

Pewarisan sifat adalah proses di mana sifat-sifat atau karakteristik organisme diturunkan dari orang tua ke keturunan melalui gen dan kromosom.

1.1 Kromosom, DNA, dan Gen

Kromosom: Struktur yang terdapat di dalam inti sel yang membawa informasi genetik. Manusia memiliki 46 kromosom (23 pasang), terdiri dari 22 pasang autosom dan 1 pasang kromosom seks.
DNA (Deoxyribonucleic Acid): Molekul pembawa informasi genetik. DNA tersusun atas rantai nukleotida yang masing-masing terdiri dari gula deoksiribosa, gugus fosfat, dan basa nitrogen (Adenin [A], Timin [T], Sitosin [C], Guanin [G]).
Gen: Unit pewarisan sifat, segmen DNA yang menentukan sifat tertentu (contoh: warna mata, golongan darah).

1.2 Hukum Pewarisan Mendel

Gregor Mendel melakukan eksperimen dengan tanaman kacang polong dan menemukan prinsip pewarisan sifat:

1. Hukum Segregasi (Hukum Mendel I)

    Setiap individu memiliki dua alel untuk satu sifat.
    Alel tersebut akan terpisah saat pembentukan gamet, sehingga setiap gamet membawa satu alel.
    Contoh: Persilangan tanaman berbunga ungu (UU) dengan putih (uu) → F1 semua ungu (Uu).

2. Hukum Perpaduan Bebas (Hukum Mendel II)

    Alel dari sifat yang berbeda terpisah secara bebas selama pembentukan gamet.

Contoh: Persilangan monohibrid antara kacang polong berbiji bulat dan berwarna kuning menghasilkan kombinasi fenotipe tertentu.

1.3 Monohibrid dan Dihibrid

Monohibrid: Persilangan satu sifat (contoh: warna bunga).
Dihibrid: Persilangan dua sifat (contoh: warna bunga dan bentuk biji).
Rasio fenotipe:

  Monohibrid F2 → 3:1
  Dihibrid F2 → 9:3:3:1

1.4 Alel Dominan dan Resesif

Dominan: Alel yang muncul pada fenotipe meskipun hanya ada satu (contoh: B untuk warna hitam pada biji).
Resesif: Alel yang fenotipenya muncul hanya jika keduanya resesif (contoh: b untuk warna kuning biji).

2. Mutasi dan Variasi Genetik

Mutasi: Perubahan struktur atau jumlah kromosom/DNA yang dapat menimbulkan sifat baru.
  Contoh: Sickle cell anemia disebabkan mutasi pada gen hemoglobin.
Variasi genetik: Perbedaan sifat dalam satu spesies, penting untuk adaptasi dan evolusi.

3. Bioteknologi

Bioteknologi adalah pemanfaatan makhluk hidup atau sistem biologis untuk menghasilkan produk berguna bagi manusia.

3.1 Bioteknologi Konvensional

Berdasarkan proses alami dan seleksi.
Contoh:

  Fermentasi untuk membuat roti, yogurt, tempe.
  Pemuliaan tanaman melalui seleksi dan persilangan.

3.2 Bioteknologi Modern

Menggunakan teknologi molekuler dan genetika.
Contoh:

  1. Kultur Jaringan (Tissue Culture)

      Pertumbuhan sel atau jaringan di media steril.
      Digunakan untuk memperbanyak tanaman dengan cepat.
  2. Rekayasa Genetika / DNA Rekombinan

      Menyisipkan gen tertentu ke organisme lain.
      Contoh: Produksi insulin manusia oleh bakteri.
  3. Kloning

      Membuat individu baru dengan sifat identik dari induknya.
      Contoh: Domba Dolly.
  4. Transgenik

      Organisme dengan gen dari spesies lain.
      Contoh: Jagung tahan hama Bt.

4. Etika dan Dampak Bioteknologi

Manfaat: Produksi pangan lebih efisien, obat-obatan, pertanian lebih produktif.
Risiko: Gangguan ekosistem, isu etis terkait kloning dan rekayasa genetik.
Penting untuk menggunakan bioteknologi secara bertanggung jawab.

5. Contoh Soal

1. Persilangan kacang polong berbunga ungu (UU) dengan putih (uu). Tentukan fenotipe F1 dan F2.
2. Sebutkan perbedaan antara bioteknologi konvensional dan modern beserta contohnya.
3. Jelaskan apa itu alel dominan dan resesif dengan contoh nyata.
4. Apa dampak positif dan negatif dari bioteknologi modern?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.