Tak hanya desa Wunut di Klaten, desa Berjo di Karanganyar juga bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) bagi warganya. Per Kepala Keluarga (KK) mendapat Rp 500 ribu.
Pemerintah Desa Berjo dan BUMDes di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar membagikan bantuan pangan, yang disebut warganya dengan uang Tunjangan Hari Raya (THR) dengan total mencapai Rp 723 juta.
Uang sebanyak itu yang dibagikan untuk 1.446 kepala keluarga (KK). Per KK, mendapatkan Rp 500 ribu. Sumber cuan desa itu dari sektor pariwisata.
"Itu agenda tiap tahun sudah terjadi dua kali. Tahun kemarin dan tahun ini. (Nominalnya) Rp 500 ribu per KK untuk 1.446 KK," kata Kades Berjo Dwi Haryanto saat dihubungi awak media, Selasa (3/3).
Uang yang diberikan berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD), yang bersumber pada penghasil BUMDes yang ada di Desa Berjo. Desa ini juga memiliki objek wisata Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda.
Bantuan yang diberikan ini secara administratif masuk dalam pos bantuan pangan sebagaimana tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa.
"Hasil dari PAD yang masuknya APBDes. Memang APB Desa. Itu satu program dari desa, bantuan pangan untuk bantuan masyarakat, yang dianggap masyarakat THR karena diberikannya jelang Lebaran," jelasnya.
Bantuan itu diberikan secara tunai di Balai Desa Berjo. Diketahui, mayoritas warga Desa Berjo adalah petani, sehingga diharapkan dengan pemberian bantuan ini dapat meringankan dan membantu masyarakat.
"Tugas pemimpin itu meningkatkan taraf hidup masyarakatnya," pungkasnya.







