Dinas Lingkungan Hidup DKI Targetkan TPST Bantargebang Kembali Normal dalam Sepekan  
Rr Dewi Kartika H March 11, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menargetkan operasional TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu satu pekan ke depan setelah terjadinya longsor yang sempat mengganggu aktivitas pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Berbagai langkah percepatan pemulihan kini dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar sistem pengelolaan sampah ibu kota tetap berjalan optimal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan penataan di area yang terdampak longsor sekaligus mengoptimalkan sejumlah fasilitas pengolahan sampah lainnya.

“Dengan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan, kami berharap operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu satu pekan ini,” ucapnya, Rabu (11/3/2026).

Zona Terdampak Longsor Masih Dirapikan

Saat ini sebagian area di TPST Bantargebang masih dalam proses perapihan pasca longsor, khususnya di Zona 4 Besar yang terdampak langsung oleh peristiwa tersebut.

Meski demikian, aktivitas pembuangan sampah tetap berjalan melalui zona lain yang masih beroperasi.

Pelayanan pembuangan sampah sementara dilakukan melalui Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton sampah per hari.

Setelah proses penataan selesai, Zona 4 Besar direncanakan kembali dioperasikan dengan tambahan kapasitas sekitar 1.500 ton sampah per hari sehingga dapat membantu menormalkan kembali sistem pengelolaan sampah di Jakarta.

RDF Rorotan Mulai Dioperasikan

Untuk menjaga stabilitas pengolahan sampah selama masa pemulihan, Pemprov DKI juga mulai mengoperasikan fasilitas RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban sampah yang selama ini ditangani TPST Bantargebang.

“Hari ini RDF Plant Rorotan mulai dioperasikan dengan kapasitas awal sekitar 300 ton per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 750 ton per hari dalam pekan ini, kemudian akan ditingkatkan 1000 ton per hari,” ujarnya.

Total Pengolahan Sampah Ditargetkan Lebih dari 6.700 Ton

Selain RDF Rorotan, Pemprov DKI juga mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah lainnya.

Pengolahan sampah dilakukan di RDF Plant Bantargebang dengan kapasitas sekitar 800 ton per hari serta fasilitas PLTSa Merah Putih yang mampu mengolah sekitar 100 ton sampah per hari.

Dengan berbagai skema pengolahan tersebut, total sampah yang dapat tertangani di Jakarta hingga akhir pekan ini diperkirakan mencapai sekitar 6.700 hingga 7.150 ton per hari.

Pemprov DKI berharap percepatan penataan di Bantargebang serta pengoperasian fasilitas pengolahan sampah tambahan dapat menjaga stabilitas layanan kebersihan ibu kota hingga operasional kembali sepenuhnya normal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.