SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Platform perjalanan digital Agoda merilis Sustainable Travel Survey 2026 yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua di Asia dalam minat terhadap wisata berkelanjutan.
Senior Country Director Agoda Indonesia, Gede Gunawan mengatakan, sebanyak 93 persen wisatawan Indonesia menjadikan keberlanjutan sebagai faktor penting dalam menentukan perjalanan.
Secara regional, tren ini terus meningkat. Sebanyak 77 % wisatawan Asia kini mempertimbangkan aspek keberlanjutan, naik dari 68 % tahun lalu.
"Thailand memimpin dengan 95 % , diikuti Indonesia (93 % ), India dan Malaysia (88 % ), serta Taiwan (83 % )," kata Gede, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Satu per Satu Bus Mudik Dihentikan di Terminal Kayuagung, BNNK OKI Gelar Tes Urine bagi Sopir
Ke depan, minat ini diperkirakan semakin kuat. Sebanyak 97 % responden Indonesia menilai wisata berkelanjutan akan menjadi semakin penting dalam tiga tahun mendatang.
Survei terhadap 1.036 responden di delapan pasar Asia ini menunjukkan perubahan cara pandang wisatawan.
Keberlanjutan kini tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga dampak positif bagi komunitas lokal dan perlindungan destinasi.
Sebanyak 43 % wisatawan Indonesia menempatkan manfaat bagi masyarakat lokal sebagai prioritas utama.
Selain itu, 27 % ingin membangun koneksi lebih dalam dengan destinasi, dan 20 % menekankan pelestarian alam dan satwa.
Minat terhadap pengalaman ramah lingkungan juga tinggi. Sebanyak 37 % memilih program yang berkontribusi langsung pada pelestarian, diikuti tur berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat (27 % ).
Pilihan lain mencakup transportasi rendah emisi (20 % ) serta akomodasi bersertifikasi berkelanjutan (17 % ), menunjukkan kebutuhan akan ekosistem wisata yang lebih terintegrasi.
"Agoda mendukung tren ini melalui program Eco Deals bersama World Wide Fund for Nature, termasuk pendanaan USD 1,5 juta dan donasi untuk setiap pemesanan," tutupnya.
Baca juga: Ibu-ibu Tertangkap Tangan Hendak Mencuri Handphone di Musola Darul Arifin Kelurahan Pahlawan