5.505 Orang Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Parangkusumo, Lebaran Momentum Perkuat Persatuan
Joko Widiyarso March 20, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Hamparan pasir luas di Gumuk Pasir Parangkusumo kembali menjadi saksi pelaksanaan salat Idulfitri, Jumat (20/3/2026).

Sejak pagi, ribuan jemaah memadati kawasan tersebut, menciptakan suasana khusyuk di ruang terbuka dengan latar alam yang khas. Tahun ini, total jemaah tercatat mencapai 5.505 orang.

Di tengah pelaksanaan ibadah tersebut, pesan Ramadan kembali digaungkan, bukan hanya sebagai ritual tahunan, tetapi juga sebagai momentum refleksi bagi umat Islam.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kretek, Isyudi, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan suci.

Ia menyebut, Idulfitri atau Lebaran seharusnya menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan dan membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis. 

“Yang pertama jaga persatuan kita bersama, kemudian saling menghormati dan menghargai. Yang terpenting bagaimana kita mengaplikasikan hasil Ramadan itu dalam kehidupan, sehingga perdamaian bisa kita jaga,” ujarnya.

Menurutnya, umat Islam memiliki peran penting dalam memberi contoh kehidupan bermasyarakat yang baik, terutama di tengah berbagai dinamika yang terjadi, baik di dalam negeri maupun secara global.

Isyudi mengakui, dalam praktiknya, upaya menjaga persatuan tersebut masih menghadapi tantangan. Gesekan antarkelompok, kata dia, masih sesekali muncul.

Masyarakat semakin dewasa

Namun, ia melihat ada kecenderungan positif, di mana masyarakat mulai semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan.

“Memang kadang masih terjadi gesekan, tetapi kita semakin dewasa dan bisa menempatkan hal itu. Kebersamaan dan saling menghargai itu penting sekali untuk segera kita wujudkan,” katanya.

Ia juga menyoroti perbedaan penetapan hari raya Idulfitri yang kerap terjadi setiap tahun. Namun, menurutnya, hal tersebut bukan lagi menjadi persoalan besar di tingkat masyarakat.

“Kami sudah terbiasa untuk berbeda, jadi saling menghargai dan menghormati. Walaupun tidak bersama-sama salat hari raya, itu tidak menjadi masalah,” ungkapnya.

Melalui momentum Idulfitri di Gumuk Pasir, pesan tentang persatuan, kedewasaan, dan pentingnya menjaga harmoni kembali ditegaskan.

Ramadan, bagi banyak jemaah, bukan sekadar ibadah sebulan penuh, melainkan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih damai setelahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.