SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Mobil seorang jemaah Masjid Agung Solihin Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi korban pecah kaca pada Jumat (20/3/2026) siang.
Memanfaatkan momen khusyuknya ibadah sholat Jumat, terduga pelaku tega menyasar mobil yang tengah terparkir hingga kaca samping hancur berserakan dan menggasak barang berharga di dalamnya.
Akibat kejadian tersebut, sebuah tas berisi pakaian yang berada di dalam kabin raib digondol pelaku.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres OKI tidak tinggal diam.
Tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sore hari.
Baca juga: Seorang Wanita Muda Tiba-tiba Menangis Histeris, Bandit Pecah Kaca Kembali Beraksi di Prabumulih
Ditegaskan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, petugas di lapangan segera amankan sisa pecahan kaca, meminta keterangan saksi mata, menyisir setiap sudut lokasi untuk mencari petunjuk.
"Kami langsung turunkan tim untuk lakukan pengecekan dan pengumpulan bukti-bukti di lapangan," ujarnya saat dihubungi pada Sabtu (21/3/2026) siang
Meski lokasi parkir korban diketahui berada di area luar jangkauan kamera pengawas (CCTV) internal masjid, namun polisi tidak hilang akal.
"Kami tengah berkoordinasi dengan kantor Bank BRI yang berada di sekitar lokasi kejadian bertujuan mengakses rekaman CCTV yang mengarah ke jalan," sambungnya.
Menurutnya, langkah ini diharapkan bisa percepat identifikasi pelaku yang diduga sudah memantau situasi dan beraksi dengan sangat cepat saat warga setempat lengah.
"Kami tidak akan membiarkan pelaku memanfaatkan momen ibadah masyarakat untuk berbuat jahat. Penyelidikan terus kami kembangkan hingga pelaku tertangkap," tegas dia.
Baca juga: Bandit Pecah Kaca Beraksi di Baturaja Kabupaten OKU, Uang Rp 10 Juta Dalam Mobil Xpander Raib
Meminimalisir kejadian dapat terulang lagi, AKBP Eko Rubiyanto menginstruksikan jajarannya untuk memperketat patroli, terutama di titik-titik keramaian, pusat perbelanjaan, dan area parkir rumah ibadah selama lebaran
"Selama libur panjang Idul Fitri kami telah menyebar anggota disejumlah lokasi rawan dan terutama dipusat keramaian. Agar wilayah OKI dapat aman, kondusif dan aktivitas warga tidak terganggu," bebernya.
Hal senada dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya yang turut mengingatkan masyarakat agar tidak memberi celah pelaku kejahatan.
"Jangan pernah tinggalkan barang berharga di dalam kendaraan, sekecil ataupun dengan waktu tidak lama. Kejahatan pecah kaca murni manfaatkan kelengahan kita," ungkapnya.
Selain itu. Polda Sumsel memastikan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama melalui operasi ketupat musi.
"Bagi masyarakat yang melihat hal mencurigakan diminta supaya melapor lewat layanan darurat 110," pungkasnya.