WARTAKOTALIVE.COM - Iran mengklaim berhasil menyerang kota Israel yang dijadikan tempat penelitian nuklir.
Disebutkan pada serangan Sabtu (21/3/2026) Iran menjatuhkan nuklir di Dimona, dekat kompleks penelitian nuklir pusat negara itu.
Dilaporkan hampir 50 orang terluka seperti dimuat Press Tv.
Akibatnya puluhan ambulans dan beberapa helikopter militer terlihat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terdampak.
Polisi Israel disebut telah melarang keras segala bentuk pengambilan gambar di lokasi kejadian.
Namun video kepanikan tersebut tetap bocor ke media sosial dan disaksikan mata dunia.
Dilaporkan juga beberapa warga Dimona melaporkan melihat banyak kantong mayat di samping ambulans.
Media Israel menggambarkan serangan tersebut sebagai 'malam tersulit'.
Surat kabar Israel tersebut menyebutkan jumlah korban jiwa yang tinggi di Dimona dan kota Arad yang berdekatan.
Militer Israel secara resmi mengkonfirmasi bahwa serangan balasan tersebut dilakukan menggunakan rudal balistik dengan hulu ledak yang membawa sekitar setengah ton bahan peledak.
Menurut sumber militer, dua upaya dilakukan untuk mencegat rudal tersebut, namun keduanya gagal.
Baca juga: Israel Mencekam! Ambulan Berjejer Setelah Rudal Iran Hantam Kota Arad
Ketua parlemen Iran mengatakan bahwa laporan kerusakan signifikan yang terjadi di kota Dimona di wilayah pendudukan tengah setelah serangan rudal Iran menunjukkan melemahnya pertahanan Israel dalam menghadapi pembalasan Iran.
"Jika rezim Israel tidak mampu mencegat rudal di wilayah Dimona yang sangat terlindungi, secara operasional, itu adalah tanda memasuki fase baru pertempuran," tulis Ketua Majlis (Parlemen Iran), Mohammad-Baqer Qalibaf, dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu.
Ia menggambarkan ciri utama dari fase ini sebagai kondisi di mana langit di wilayah yang diduduki telah menjadi "tidak berdaya."
"Oleh karena itu, tampaknya sudah saatnya untuk melaksanakan rencana-rencana yang telah dirancang sebelumnya," simpul pejabat itu, merujuk pada kejutan-kejutan yang berulang kali dijanjikan oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam untuk Tel Aviv.
Kota ini terkenal karena dilengkapi dengan sarana perlindungan yang sangat ketat karena letaknya yang berdekatan dengan reaktor nuklir Dimona milik rezim yang terkenal kejam.