Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Libur Lebaran menjadi momen untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga, termasuk di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Hamparan pasir putih, air laut yang relatif tenang, serta pemandangan pulau-pulau kecil di sekitarnya masih menjadi daya tarik utama Pantai Mutun.
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas, mulai dari bermain air, bersantai di tepi pantai, hingga menyeberang ke pulau terdekat menggunakan perahu.
Manajer Pantai Mutun, Sularno mengatakan, suasana Lebaran tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada hari pertama Lebaran, jumlah kendaraan yang masuk tercatat hanya 39 mobil dengan rata-rata dua orang per kendaraan,” ujarnya kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (22/3/2026).
Baca juga: Pengelola Pantai Mutun Sebut Pelebaran Jalan Solusi Atasi Macet Jalur Wisata Lampung
Kondisi ini membuat area pantai tidak terlalu ramai, sehingga pengunjung bisa lebih leluasa menikmati fasilitas yang tersedia.
Pengelola juga terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Salah satunya dengan penambahan musala bernuansa etnik serta pengembangan taman bunga di jalur evakuasi yang mulai bisa dinikmati sebagai spot bersantai dan berfoto.
Selain itu, harga tiket masuk tetap dipertahankan normal seperti hari biasa, tanpa kenaikan selama libur Lebaran.
Hal ini menjadi salah satu upaya agar wisata tetap terjangkau bagi masyarakat.
Di tengah suasana yang lebih tenang, Pantai Mutun tetap menawarkan pengalaman wisata keluarga yang lengkap.
Keberadaan pelaku UMKM lokal, penyedia jasa perahu, hingga area bermain menjadikan kawasan ini tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.
Sularno berharap tren kunjungan dapat meningkat pada hari-hari berikutnya.
Namun demikian, suasana yang tidak terlalu padat justru menjadi nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan lebih santai di pesisir Lampung.
Salah satu pengunjung bernama Maimunah, mengaku memilih Pantai Mutun karena keindahan alamnya serta variasi aktivitas yang bisa dilakukan.
“Tempatnya bagus, terus kita juga bisa nyebrang ke pulau. Jadi tidak monoton, bisa keliling-keliling juga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman berwisata di Pantai Mutun tidak hanya sebatas menikmati pantai, tetapi juga memberi kesempatan mencoba hal baru, seperti menjelajah pulau-pulau di sekitarnya.
Maimunah mengungkapkan dirinya bukan kali pertama datang ke Pantai Mutun. Ia sudah beberapa kali berkunjung sejak kecil, sehingga memiliki kedekatan tersendiri dengan destinasi tersebut.
Hal senada disampaikan Monic yang datang bersama keluarga. Ia mengaku baru pertama kali berkunjung ke Pantai Mutun dan langsung terkesan dengan suasana yang dinilai cocok untuk wisata keluarga. “Ini pertama kali ke sini dan menurut saya bagus, apalagi untuk liburan keluarga,” kata Monic.
Dirinya berharap kawasan tempat wisata di Pesawaran, termasuk Pantai Mutun, terus berkembang dengan penambahan fasilitas dan peningkatan pelayanan, sehingga semakin menarik minat pengunjung.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)