Posisi Gus Yaqut Setelah Jadi Tahanan Rumah Ternyata Masih di Jakarta, Persisnya di Condet
Adrianus Adhi March 22, 2026 04:32 PM

SURYA.co.id - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut resmi dialihkan dari Rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis malam, 19 Maret 2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan pengalihan penahanan dilakukan atas permohonan keluarga Yaqut yang diajukan pada 17 Maret 2026.

Permohonan tersebut ditelaah secara komprehensif oleh tim penyidik.

Keputusan diambil dengan merujuk pada Pasal 108 ayat (1) dan (11) UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.

“Benar, penyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka Saudara YCQ, dari penahanan di Rutan KPK menjadi tahanan rumah, sejak hari Kamis malam kemarin,” ujar Budi seperti SURYA.co.id kutip dari Tribunnews.com

Baca juga: Sosok yang Memohon Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah Terungkap, KPK: Berlaku Sejak Kamis 19 Maret

KPK menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan. Pengalihan penahanan tidak menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji.

KPK juga memastikan pengawasan melekat tetap diberlakukan. Langkah ini sekaligus menepis rumor yang berkembang di kalangan tahanan.

KPK kemudian mengonfirmasi lokasi tahanan rumah Yaqut berada di kawasan Condet, Jakarta Timur. “Condet,” jawab Budi singkat kepada awak media, Minggu 22 Maret 2026.

Alamat spesifiknya berada di Mahkota Residence, Condet, Jakarta Timur. Selain itu, KPK sempat menjelaskan adanya layanan khusus bagi tahanan saat Idulfitri.

Kronologi Kabar Hilangnya Gus Yaqut

Sebelum konfirmasi resmi KPK, kabar hilangnya Yaqut dari rutan disampaikan oleh Silvia Rinita Harefa.

Silvia adalah istri mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel, yang juga ditahan KPK.

Ia menjelaskan bahwa Gus Yaqut tidak terlihat sejak Kamis malam, 19 Maret 2026.

“Ini sih.. Tadi sih sempat enggak ngelihat Gus Yaqut ya. Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam,” ungkap Silvia.

Baca juga: Misteri Hilangnya Gus Yaqut dari Tahanan KPK Terjawab, Kini Jadi Tahanan Rumah

Menurutnya, para tahanan lain juga menyadari ketidakhadiran Yaqut. Kabar yang beredar menyebut Yaqut dibawa keluar untuk pemeriksaan.

Namun, waktu pemeriksaan yang bertepatan dengan malam takbiran dianggap tidak lazim.

“Katanya ada pemeriksaan tapi kan enggak mungkin kalau menjelang malam takbiran ada periksa gitu kan. Sampai hari ini enggak ada,” lanjut Silvia.

Kecurigaan semakin menguat ketika Yaqut tidak hadir dalam salat Idulfitri berjemaah di Gedung Juang KPK.

Pantauan media juga memastikan Yaqut tidak tampak dalam rombongan tahanan muslim, berbeda dengan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, yang hadir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.