Serang (ANTARA) - Kawasan Wisata Religi Banten Lama, Kota Serang, dipadati ribuan peziarah dari berbagai daerah pada momen libur Lebaran 2026.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari penuhnya area pelataran Masjid Agung Banten yang kini dilengkapi payung konvertibel raksasa.
Salah seorang pengunjung asal Jakarta Ahmad Fauzi (42), di Serang, Senin, mengaku sengaja datang bersama keluarga besarnya untuk meneruskan tradisi ziarah tahunan sekaligus menikmati wajah baru Banten Lama.
"Tiap tahun kami sekeluarga pasti ke sini. Sekarang suasananya jauh lebih nyaman dan tertata. Meski sangat ramai dan harus bergantian masuk ke area makam, anak-anak tetap senang karena areanya sekarang bersih dan estetik untuk foto keluarga," ujar Ahmad.
Senada dengan Ahmad, Siti Aminah (35), peziarah asal Tangerang, juga merasakan kepadatan yang luar biasa, namun tetap merasa aman dengan adanya penjagaan petugas.
"Tadi sempat tertahan di akses masuk jalur Kasemen karena macet, tapi terbayar setelah sampai di sini. Suasananya religius sekali, apalagi saat melihat payung-payung besar itu terbuka," katanya.
Siti juga mengaku tetap waspada untuk menjaga barang bawaan dan anak-anak supaya tidak terpisah di kerumunan.
Berdasarkan data Pos Pengamanan (Pospam) Banten Lama, tercatat lonjakan signifikan pengunjung yang mencapai belasan ribu orang per harinya.
Hingga H+2 Lebaran, data tercatat menunjukkan angka kunjungan harian mencapai 12.500 hingga 15.000 orang. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga puncak arus liburan pada akhir pekan mendatang, seiring dengan masih berlangsungnya masa cuti bersama.
Personel gabungan terus disiagakan untuk mengatur alur masuk agar tidak terjadi penumpukan di area makam Sultan.
Pintu masuk dan keluar peziarah dipisahkan untuk menghindari bentrokan arus massa. Petugas terus memberikan imbauan melalui pengeras suara terkait keselamatan dan kebersihan lingkungan cagar budaya.
Area plaza dan Museum Situs Kepurbakalaan juga menjadi titik alternatif bagi warga untuk beristirahat di tengah kepadatan.
Pemerintah Provinsi Banten memproyeksikan Kawasan Banten Lama tetap akan menjadi destinasi unggulan utama selain wisata pantai sepanjang masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah.







