Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Penemuan mayat pria tanpa identitas di kawasan Laweyan, Solo, berawal dari temuan dua petugas PLN yang tengah memeriksa jaringan listrik pada Senin (23/3/2026) sore.
Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk di dekat rel kereta api, Jalan Hasanudin, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan.
Kapolsek Laweyan, Kompol Dany Herlambang, menjelaskan bahwa kedua petugas itu awalnya datang bersama dua rekan lainnya untuk memastikan adanya gangguan listrik di lokasi.
"Pada Hari Senin tanggal 23 Maret 2026 l.k pukul 15.00 wib saksi 1 dan saksi 2 bersama dgn 2 orang rekan lainnya datang ke TKP untuk memastikan adanya gangguan jaringan listrik," ungkap Dany melalui pesan singkat.
Saat melakukan pengecekan, para petugas mencoba membersihkan semak belukar yang mengganggu tiang listrik.
Namun, mereka justru mencium bau menyengat yang mencurigakan.
"Saat akan membersihkan rambatan tanaman yang mengganggu tiang listrik , saksi 1 dan saksi 2 mencium aroma busuk ketika didekati ternyata ada bangkai dan setelah dipastikan ternyata ada mayat manusia berjenis kelamin laki laki dalam keadaan membusuk," lanjutnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Temuan Mayat Pria Dekat Perlintasan KA Purwosari Solo, Diduga Tewas Sebelum Lebaran
Jasad tersebut ditemukan di lokasi yang cukup sulit diakses karena harus melewati pagar pembatas di sekitar rel kereta api.
Setelah memastikan temuan tersebut adalah jasad manusia, kedua petugas langsung melaporkannya kepada Ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan ke aparat kepolisian.
"Karena menyangkut nyawa manusia, kemudian saksi 1 dan saksi 2 melaporkan kejadian tersebut di Ketua RT setempat lalu diteruskan kepada Aiptu Ahsanudin (Bhabinkamtibmas Purwosari) selanjutnya dilaporkan ke Polsek Laweyan dan Polresta Surakarta guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," urai Dany.
Dari pemeriksaan awal, jasad pria tanpa identitas tersebut masih mengenakan pakaian lengkap.
Namun kondisinya sudah membusuk, sehingga diduga telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan penyebab kematian, jasad kemudian dievakuasi ke RSUD dr Moewardi Surakarta.
"Saat ini mayat tanpa identitas tersebut dibawa ke RS Moewardi Surakarta," pungkasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
(*)