Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sudah bukan rahasia lagi Kota Solo dikenal sebagai Kota kuliner atau jajanan oleh wisatawan maupun masyarakat dari luar wilayah.
Bahkan di momen libur lebaran kali ini Solo masih menjadi julugan bagi wisatawan maupun pemudik untuk mencari kuliner-kuliner khas yang selalu memanjakan lidah mereka.
Salah satu kuliner yang masih menjadi favorit bagi wisatawan maupun pengunjung di kota Solo adalah selat Solo.
Kudapan yang mengadopsi makanan khas barat yakni Salad yang dipadukan dengan varian isian seperti sayur daging hingga kuah kental itupun masih dicari oleh wisatawan.
Baca juga: INFO Event di Solo Bertajuk Solo di Waktu Malam 23 Digelar di Koridor Ketandan Pasar Gede 28 Maret
Seperti di Warung Selat Mbak Lies yang beralamat di jalan Yudhistira, Kecamatan Serengan Kota Solo.
Meski terletak di dalam gang sempit, namun warung tersebut masih menjadi favorit bagi wisatawan maupun penikmat kuliner khas Solo.
Dari pantauan TribunSolo.com, di H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026) bahkan sampai sore hari antrean masih terjadi di warung Selat Mbak Lies.
Tak jarang pembeli pun sampai harus menunggu 30 menit hingga satu jam agar bisa menikmati kelezatan kudapan khas Solo tersebut.
Salah satu pegawai Warung Selat Mbak Lies, Susi menyebut sejak kemarin banyak pembeli didominasi dari warga luar Kota Solo.
"Buka memang sejak H+1 kemarin, dan yang seperti ini antrean lumayan sampai waiting list," ungkap Susi.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Kuliner Malam di Kota Solo Cocok Saat Momen Libur Lebaran 2026
Pembeli yang datang disebut Susi kebanyakan merupakan rombongan keluarga bahkan satu rombongan bisa sampai belasan orang.
"Kebanyakan rombongan, ada yang 8 orang, ada 12 orang ada tadi sampai 15 orang juga. Kebanyakan dari luar kota," lanjutnya.
Disinggung terkait menu yang diincar oleh para pengunjung, Susi menyebut Selat Solo masih menjadi favorit pembeli.
Jika di hari biasa Warung Selat Mbak Lies menyiapkan puluhan porsi setiap menu yang disajikan.
Untuk momen libur Lebaran ini Susi menyebut setidaknya persediaan setiap menu di tambah 2 kali lipat.
"Kalau yang dicari ya tetap selat Solo, ada juga yang pesen Sup Matahari. Kita kalau hari biasa misal menyiapkan 50 porsi, kalau untuk libur Lebaran ini bisa 2 kali lipatnya satu menu," lanjutnya.
Sementara itu, wisatawan asal Yogyakarta bernama Fandi mengaku tak masalah dirinya dan keluarganya harus mengantre untuk bisa menikmati kuliner khas Solo tersebut.
Ia mengaku harus mengantre sekitar 30 menit sebelum bisa menikmati sejumlah kudapan khas Kota Bengawan tersebut.
"Tadi kebetulan ada syawalan terus sekalian mampir ke sini. Tadi sempat ke selat satunya dan kebetulan penuh juga, terus dapat rekomendasi dari saudara untuk ke sini. Kebetulan ber-13 orang ini," jelas Fandi.
Baca juga: Mudik ke Boyolali, Jangan Lupa Kulineran Soto Enak, Ada Soto Nggopir di Karanggeneng dan Susiloharjo
Meski baru pertama kali datang ke Warung Selat Mbak Lies, Fandi mengaku cukup menggemari makanan khas Solo tersebut.
"(Kenapa memilih selat) Yang khas Solo. Ini baru pertama kali ke Lies," kata dia.
Selain Selat Solo, Fandi juga mengaku acap kali mencicipi kudapan khas Kota Bengawan seperti Nasi Liwet hingga Susu Segar.
"Iya memang ke Solo khusus untuk kulineran," pungkasnya.
(*)