Pukulan Teman Membuat Buaya Mundur Setelah Menggigit Tangan Ismail
Torik Aqua March 24, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib seorang nelayan hampir kehilangan nyawanya setelah diserang buaya pada Minggu (22/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di  Sungai Mansapa, Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara.

Nelayan bernama Ismail (45) itu selamat meski mendapatkan luka serius di tangan kiri akibat digigit buaya.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WITA saat Ismail tengah mencuci tali rumput laut di sungai.

Baca juga: Derita Rohani Krisis Air Bersih Sampai Bertaruh Nyawa Lawan Buaya di Sungai, Sumur Keruh Kena Banjir

Tanpa disadari, seekor buaya mendekat dan langsung menyerang.

"Korban sempat diteriaki temannya, diminta cepat naik ke darat karena ada buaya," ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, yang menceritakan kejadian itu, Senin (23/3/2026).

Meski sudah berusaha menyelamatkan diri, serangan buaya tidak dapat dihindari sepenuhnya.

Menurut keterangan kepolisian, buaya sempat menggigit tangan kiri korban sebelum akhirnya melepaskan gigitan.

Aksi heroik rekan korban menjadi penentu keselamatan Ismail.

Temannya dengan sigap memukul moncong buaya menggunakan kayu hingga hewan tersebut melepaskan gigitannya.

Korban kemudian dievakuasi dengan kondisi luka cukup parah.

Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah berhasil diselamatkan, luka korban langsung dibalut seadanya menggunakan sarung sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Karena lukanya lumayan parah, korban dirujuk ke RSUD Nunukan," kata Sunarwan lagi.

Saat ini, Ismail masih menjalani perawatan intensif akibat luka gigitan yang dideritanya.

Kejadian ini memicu kembali kekhawatiran masyarakat terkait keberadaan buaya di wilayah Nunukan Selatan.

Serangan buaya disebut bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

Warga setempat bahkan meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi ancaman ini, mengingat sebagian besar penduduk bergantung pada aktivitas di perairan.

Sebelumnya, Ketua RT setempat, Habir, juga menyampaikan keresahan warga terhadap meningkatnya serangan buaya dalam beberapa tahun terakhir.

"Kalau membunuh binatang dilindungi bisa dipenjara.

Tapi kalau nyawa buaya dilindungi, masa nyawa manusia tidak.

Mana lebih penting," kata Habir kala itu.

Ia menambahkan bahwa dalam kurun waktu tertentu, serangan buaya bisa terjadi berulang kali dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.