TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Masa libur panjang Lebaran 2026 sudah usai.
Mulai 25 Maret 2026, pegawai negeri sipil mulai beraktivitas seperti biasa.
Oleh sebab itu, arus balik Lebaran 2026 mencapai puncaknya di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II hari ini, Selasa (24/3/2026).
Lonjakan penumpang sudah mulai terlihat sejak akhir pekan lalu hingga Senin (23/3/2026).
Peningkatan jumlah penerbangan dan penumpang menjadi indikator awal bahwa arus balik tengah berlangsung.
Meski demikian, puncak arus balik Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang.
Selain hari ini, lonjakan penumpang juga diprediksi kembali terjadi menjelang akhir masa libur sekolah yang berlangsung hingga 29 Maret 2026. Para siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah pada 30 Maret mendatang.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan penumpang melalui Bandara SMB II Palembang diperkirakan masih akan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan, khususnya pada akhir pekan mendatang.
Baca juga: Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran 2026, Hindari Jalintim Palembang-Jambi
General Manager Garuda Indonesia Cabang Palembang, Yona Wahyuni, mengatakan puncak arus balik Lebaran dari Palembang menuju Jakarta diprediksi terjadi pada 24 Maret mendatang sebab pekerja mulai masuk lagi 25 Maret.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang akan balik dari mudik dan kembali masuk bekerja, Garuda Indonesia Cabang Palembang menambah penerbangan tambahan untuk mengakomodasi permintaan tempat duduk.
"Garuda Indonesia tambah penerbangan ekstra hari ini dan 27 Maret nanti karena tingginya permintaan seat," katanya kepada Tribunsumsel.com, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan data Posko Monitoring, total pergerakan pesawat tercatat sebanyak 58 movement, meningkat 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 53 pergerakan.
Sementara itu, jumlah penumpang mencapai 9.310 orang, atau naik 12 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 8.309 penumpang dan angkutan kargo juga mengalami peningkatan signifikan.
Volume kargo mencapai 4,1 ton, melonjak 75,9 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 2,3 ton.
Dari sisi operasional, tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) tercatat 69 persen, dengan rincian 40 penerbangan tepat waktu dan 18 penerbangan mengalami keterlambatan dari total 58 penerbangan.
Tingginya mobilitas penumpang juga tercermin dari load factor atau tingkat keterisian kursi pesawat yang mencapai 88,2 persen, menunjukkan mayoritas penerbangan dalam kondisi hampir penuh selama arus balik Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara juga mengoperasikan penerbangan tambahan (extra flight).
Dari rencana 6 penerbangan tambahan, terealisasi sebanyak 5 penerbangan atau sekitar 83,3 persen.
Sementara itu, penerbangan hari ini, Selasa (24/3/2026), tercatat ada 39 penerbangan kedatangan di Bandara SMB II Palembang dan 40 penerbangan keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang dengan tujuan sejumlah bandara lainnya di tanah air.
Angka ini naik signifikan dibandingkan data pada arus balik Lebaran H+1 Lebaran pada Minggu (22/3/2026) yang tercatat 58 pergerakan pesawat dari dan tujuan Bandara Internasional SMB II Palembang.
Secara keseluruhan, arus balik Lebaran tahun ini di Bandara SMB II Palembang berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan trafik. (tnf)