Deretan Negara Mulai Kolaps karena Perang AS-Iran, Status Darurat Energi Sampai Jadi Negara 'Mati'
Mellinia Pranandari Putri Krist March 25, 2026 01:11 PM

- Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel mulai memicu darurat energi di sejumlah negara dunia.

Gangguan keamanan di Selat Hormuz membuat distribusi minyak global terganggu dan harga energi melonjak tajam dan situasi darurat terjadi.

Filipina menetapkan status darurat energi nasional pada Selasa (24/3/2026).

Pemerintah memperingatkan cadangan bahan bakar nasional berada pada level mengkhawatirkan.

Otoritas setempat bahkan menyebut operasional penerbangan berpotensi dihentikan sementara apabila pasokan avtur terus menurun.

Selain Filipina, Sri Lanka juga menghadapi kekhawatiran yang sama.

Negara yang sebelumnya mengalami krisis ekonomi ini kembali menerapkan kebijakan penghematan bahan bakar nasional.

Pemerintah membatasi distribusi BBM dan mendorong pengurangan aktivitas transportasi.

Sri Lanka juga mematikan lampu jalan, lampu neon dan lampu papan reklame mulai Selasa (24/3/2026).

Bahkan, semua lembaga negara juga diminta mengurangi penggunaan pendingin ruangan.

Selanjutnya, Jepang merespons lonjakan harga energi dengan membuka cadangan minyak strategis nasional.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan energi industri dan rumah tangga.

Negara Vietnam ikut terdampak konflik berkecamuk di Timur Tengah.

Otoritas penerbangan nasional Vietnam menangguhkan hampir dua lusin penerbangan domestik per pekan mulai bulan depan.

Kebijakan ini dikeluarkan karena keterbatasan pasokan bahan bakar yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.