4 Perusahaan Bersaing Menangkan Tender Manajemen Konstruksi Revitalisasi Karebosi
Alfian March 25, 2026 07:20 PM

 


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proses tender proyek Manajemen Konstruksi (MK) untuk revitalisasi Lapangan Karebosi memasuki tahap sanggah prakualifikasi. 

Dari puluhan perusahaan yang mendaftar, hanya empat perusahaan yang dinyatakan lolos dan bersaing pada tahap selanjutnya.

Berdasarkan data hasil evaluasi tender melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Inavroc Makassar, Rabu (25/3/2026), pukul 17.00 wita, terdapat 34 peserta yang mengikuti proses pengadaan jasa konsultansi tersebut. 

Namun sebagian besar peserta gugur pada tahap evaluasi kualifikasi dan teknis.

Empat perusahaan yang berhasil memenuhi persyaratan dan melaju pada proses selanjutnya yakni PT Antariksa Globalindo, PT Pillar Pusaka Inti, PT Ady Citra Consultant, dan PT Arci Pratama Konsultan.

Keempat perusahaan tersebut dinilai memenuhi syarat administrasi serta melampaui nilai ambang batas penilaian teknis dalam proses evaluasi yang dilakukan panitia pengadaan.

Sementara sejumlah perusahaan lain dinyatakan tidak lolos karena berbagai alasan.

Di antaranya tidak memenuhi kualifikasi usaha, tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai, hingga tidak menghadiri undangan klarifikasi kualifikasi dari panitia.

Baca juga: Belanja Modal Pemkot Makassar Terkoreksi Rp496 Miliar, Proyek Karebosi Dihapus di Perubahan

Selain itu, ada pula peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas pada unsur pengalaman maupun aspek teknis yang menjadi bagian dari penilaian dalam proses tender.

Tahapan tender masih akan berlanjut hingga penetapan pemenang. 

Perusahaan pemenang nantinya bertugas sebagai konsultan manajemen konstruksi dalam proses revitalisasi Lapangan Karebosi.

Revitalisasi Lapangan Karebosi sendiri merupakan salah satu proyek strategis yang direncanakan Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas ruang publik di pusat kota. 

Proyek tersebut diharapkan dapat menghadirkan kawasan olahraga dan ruang terbuka yang lebih representatif bagi masyarakat.

Munafri menilai revitalisasi Karebosi sangat penting karena kawasan tersebut selama ini menjadi ruang interaksi utama masyarakat Makassar.

“Kok bisa proyek sebagus itu terlantar? Dulu tempat ini ramai dan bermanfaat. Sekarang kewajiban kita untuk membuat Karebosi bisa cepat dipakai lagi sebagai ruang interaksi warga,” ujarnya.. 

Bagi Munafri, Karebosi salah satu ikon Kota Makassar. Menjadi ruang interaksi masyarakat. 

Tak banyak daerah punya lahan seluas karebosi, karenanya ini harus dimanfaatkan agar tidak jadi lahan mati. 

Sejatinya, Karebosi sudah ditunggu-tunggu masyarakat untuk kembali dengan wajah lebih baru. 

Karena itu, Munafri ingin membantu masyarakat mewujudkan itu. 

"Semua area ini akan kita tata, akan kita fungsikan termasuk warung yang ada depan lapangan," tuturnya.

"Saya berkesempatan saat ini untuk bisa membuat kawasan ini menjadi lebih baik, indah, dan tetap akan menjadi kawasan untuk semua masyarakat di makassar," sambungnya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.