Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan bahwa penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Sumba Barat Daya, NTT sesuai kebutuhan masyarakat yang telah ditetapkan bersama pemerintah.
Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi pada Rabu (25/3/2026).
Ia mengatakan, Pertamina terus menjalankan komitmen dalam penyediaan BBM subsidi sesuai regulasi dan titik layanan yang telah ditetapkan pemerintah melalui BPH Migas.
Pihaknya kata dia, tidak akan menoleransi apabila ditemukan pelanggaran penyaluran oleh SPBU yang menyebabkan terjadinya kelangkaan. Apabila hal itu terjadi, Pertamina akan melakukan pemutusan hubungan kerja sama.
“Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran BBM subsidi sesuai peruntukan dan aturan yang berlaku. Kami tidak menoleransi pelanggaran oleh SPBU. Jika ditemukan kecurangan, akan diberikan sanksi hingga pemutusan hubungan usaha,” kata Ahad dalam keterangannya.
Dugaan sementara, kelangkaan itu dipicu oleh maraknya praktik pembelian berulang oleh pelangsir yang kemudian menjual kembali BBM dengan harga jauh di atas ketentuan.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengecekan di sejumlah SPBU di Sumba Barat Daya. Hasilnya, perusahaan memastikan distribusi tetap berjalan dan terus diawasi agar tepat sasaran.
Sebagai langkah pencegahan, Pertamina kini berkoordinasi dengan pengawas dan operator SPBU untuk memastikan pelayanan kepada konsumen akhir sesuai ketentuan.
Pengawasan juga diperkuat melalui pemantauan CCTV serta penerapan pemblokiran nomor polisi kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian berulang di lokasi yang sama.
Selain itu, koordinasi dengan aparat penegak hukum terus dilakukan guna memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi agar tidak disalahgunakan.
Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi pelanggaran atau ketidaknyamanan di SPBU melalui Pertamina Contact Center 135. (dim)