Deretan Tokoh Tabuh Gendang Pembukaan PSBM: Aksa Mahmud, 2 Menteri, Wamen, Jenderal, Gubernur
Ari Maryadi March 26, 2026 11:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Deretan tokoh menabuh gendang pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026 di Hotel Claro Makassar Kamis (26/3/2026). 

Ada founder Bosowa Grup Aksa Mahmud, Ketua Umum KKSS sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Wamen P2MI sekaligus Bendum KKSS Dzulfikar Ahmad Tawalla, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mantan Kapolda Sulsel Irjen Burhanuddin Andi.

Adapula Sekjen KKSS sekaligus mantan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Andi Amran berdiri di tengah. Ia memakai baju batik dipadu songkok Recca.

Di samping kirinya ada Aksa Mahmud penggagas PSBM.

Sejumlah tokoh hadir PSBM.

Ada Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif, Kajati Didik Farkhan Alisyahdi, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjend Bangun Nawoko, serta Sekda Sulsel Jufri Rahman.

Amran Sulaiman disambut sejumlah kepala daerah yang telah lebih dulu hadir, di antaranya Bupati Gowa Husniah Talenrang, Bupati Maros Chaidir Syam, dan Wali Kota Parepare Tasming Hamid.

‎Usai bersalaman, Andi Amran Sulaiman bersama para pengusaha dan kepala daerah menuju The Executive Lounge untuk menunggu dimulainya acara.

Tak lama berselang, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandani dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga datang dan memasuki lobby hotel. Keduanya langsung bergabung dengan Amran Sulaeman. 

Lalu disusul Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. 

Hadir juga kemudian Bupati Bantaeng Fathul Fauzi Nurdin dan Anggota DPR RI Meity Rahmatia. 

‎PSBM 2026 memiliki beberapa rangkaian agenda acara. 

Diawali dengan registrasi peserta. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KKSS, serta penampilan tari Matoanna Sipakalebbi oleh Yayasan Anging Mammiri.

‎Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Zian Fahrezi, yang merupakan Juara 1 Qori Cilik Internasional di Iran 2026.

‎Selanjutnya, Ketua Panitia PSBM XXVI, Ibnu Munzir, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.

‎Sambutan utama (welcome speech) dijadwalkan dibawakan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

‎Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiah dan doa yang dibawakan oleh Das'ad Latief.

‎Puncak pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh sejumlah tokoh, di antaranya Andi Amran Sulaiman selaku inisiator PSBM, Menteri Agama RI, Gubernur Sulawesi Selatan, Sekjen BPP KKSS, Ketua Kadin Sulsel, serta Ketua Panitia.

‎Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan aksi peduli sosial secara simbolis.

‎Usai seremoni pembukaan, Andi Amran Sulaiman akan menyampaikan keynote speech yang turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah hibah, peluncuran operasional Sekolah Unggulan KKSS, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

‎Rangkaian kegiatan berlanjut ke sesi diskusi bertajuk “Success Story dan Peluang Investasi”.

‎Pada panel pertama yang berlangsung pukul 11.00 hingga 13.00 WITA, diskusi dimoderatori oleh Utrich Farzah.

‎Sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah hadir sebagai narasumber, di antaranya Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

‎Selain itu, hadir pula Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wakil Menteri PPPA RI Veronica Tan, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, serta Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.

‎Setelah panel pertama, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan yang menghadirkan Iyeth Bustami, Ivan Govinda, dan ARizki, sekaligus jeda istirahat, salat, dan makan siang.

‎Pada siang hingga sore hari, diskusi berlanjut ke panel kedua yang kembali dimoderatori oleh Utrich Farzah.

‎Panel ini menghadirkan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras, CEO Firman’s Group Hendra Firmansyah, serta CEO Mario Mikron Metalindo Jusman Sikki.

‎Secara paralel, digelar pula sesi business matching di Ruangan Jasmine dengan topik “Kopi Sulsel Mendunia”.

‎Diskusi ini dimoderatori oleh Pither Noble dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Erika Eurika, Jenny dari PT Sulotco/Kapal Api Group, Hariadi sebagai petani Tana Toraja, Mashur Bin Mohd Alias, Reta dari kalangan akademisi, Satria Majid, serta Sukmawati Syukur.

‎Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan coffee break, penutupan resmi acara, serta dilanjutkan farewell dinner pada malam hari sebagai ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antar peserta.

‎Sementara itu, pada Jumat (27/3/2026), kegiatan dilanjutkan dengan aksi peduli sosial KKSS yang diawali dengan persiapan dan perjalanan menuju lokasi kegiatan.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke panti asuhan serta aksi sosial berupa makan bersama masyarakat prasejahtera di Kota Makassar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.